Perkuat Pelayanan Inklusif, Dinsos Banjar Salurkan Bantuan bagi Penyandang Disabilitas



Martapura, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Hal tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan berupa kursi roda, sandang dan perbekalan kesehatan kepada penyandang disabilitas di Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, Jumat (9/10/2026).

Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Erny Wahdini.

Penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses pelayanan sosial secara layak, setara dan sesuai dengan kebutuhannya.

Kursi roda yang diberikan diharapkan dapat menunjang mobilitas dan kemandirian penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara bantuan sandang dan perbekalan kesehatan ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar serta menjaga kesehatan penerima.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan sosial yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Pelayanan sosial harus dapat dirasakan oleh semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan mereka dan mendukung agar dapat menjalani aktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan pelayanan kepada penyandang disabilitas tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga mencakup upaya memastikan mereka mendapatkan perhatian, pendampingan dan akses terhadap layanan sosial sesuai kondisi serta kebutuhannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hudan Azzuhry, mengatakan pelayanan yang inklusif membutuhkan keterlibatan pemerintah secara berkelanjutan, mulai dari pendataan, asesmen kebutuhan hingga pemberian intervensi sosial.

“Setiap penyandang disabilitas memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pelayanan harus diberikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat manfaat,” katanya.

Ia menambahkan, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar akan terus memperkuat pendataan, asesmen dan pendampingan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), termasuk penyandang disabilitas, sehingga program dan bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam membangun pelayanan sosial yang inklusif, responsif dan berkeadilan, sekaligus memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk hidup secara mandiri dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar


Komentar