Ekspose Kajian Indeks Kesalehan Sosial 2026, Karang Intan Dukung Penguatan Nilai Sosial dan Kepedulian Masyarakat
BANJAR InfoPublik–
Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karang Intan, Mahrur Ruyani, menghadiri kegiatan Ekspose Pendahuluan Kajian Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Bapperida Kabupaten Banjar Lantai 3 Jum'at (2/10/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, instansi terkait, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan.
Ekspose pendahuluan tersebut bertujuan untuk memaparkan rancangan kajian, metodologi, indikator, serta arah pengukuran Indeks Kesalehan Sosial sebagai salah satu instrumen dalam menilai tingkat kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Banjar.
Dalam pemaparannya,dari Tim Peniliti UNLAM,Hj.Mardiana,menjelaskan bahwa kesalehan sosial tidak hanya diukur dari aspek ibadah individual, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, kepatuhan terhadap norma sosial, toleransi, kepedulian lingkungan, serta partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan.
Melalui kajian ini, pemerintah daerah diharapkan memperoleh data yang komprehensif untuk merumuskan kebijakan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Beliau juga menyampaikan bahwa Indeks Kesalehan Sosial merupakan instrumen penting untuk melihat kondisi sosial masyarakat secara lebih terukur dan objektif.
“Kesalehan sosial merupakan cerminan bagaimana nilai-nilai agama dan moral diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kajian ini, kita ingin memperoleh gambaran yang utuh mengenai tingkat kepedulian, solidaritas, toleransi, dan partisipasi sosial masyarakat Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Menurutnya, hasil kajian nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperkuat kualitas kehidupan sosial masyarakat.
“Kajian ini diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang mendorong terbentuknya masyarakat yang harmonis, peduli, dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi,” tambahnya.
Sementara itu Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karang Intan, Mahrur Ruyani, menyambut baik pelaksanaan kajian tersebut karena dinilai dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi sosial masyarakat di daerah.
“Indeks Kesalehan Sosial menjadi salah satu instrumen yang sangat penting untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai sosial dan kepedulian masyarakat berkembang di lingkungan kita. Data yang dihasilkan tentu akan sangat bermanfaat dalam mendukung program kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Ia berharap hasil kajian nantinya dapat menjadi referensi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat.
“Semoga kajian ini mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif sehingga dapat memperkuat budaya gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” harapnya.
Salah seorang peserta dari unsur perangkat daerah menyampaikan bahwa kajian ini menjadi langkah positif dalam menghadirkan data sosial yang lebih terukur.
“Selama ini pembangunan sering dilihat dari indikator fisik dan ekonomi. Melalui kajian ini, kita dapat melihat dimensi sosial masyarakat secara lebih mendalam sehingga kebijakan yang diambil menjadi lebih komprehensif,” katanya.
Peserta lainnya dari kalangan akademisi berharap proses kajian dilakukan secara objektif dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Semoga hasil penelitian ini benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat Kabupaten Banjar dan dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan Ekspose Pendahuluan Kajian Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Banjar Tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengukuran sosial yang mampu mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Banjar yang religius, harmonis, peduli, dan sejahtera.
(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
