Kemarau Panjang, 4.500 Liter Air Bersih Disalurkan ke Pondok Takhasus Beruntung Baru

BERUNTUNG BARU – Kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, mulai memberikan dampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat. Sejumlah sumber air mengalami penurunan, bahkan sumur mulai mengering dan air sungai di sejumlah wilayah dilaporkan terasa asin. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap pasokan air bersih semakin meningkat.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Banjar menyalurkan 4.500 liter air bersih ke Pondok Takhasus, Desa Kampung Baru, Kecamatan Beruntung Baru, Minggu (20/9/2026). Pendistribusian dilakukan mulai pukul 11.31 WITA hingga selesai menggunakan satu unit tangki BPBD Kabupaten Banjar dengan melibatkan dua personel.

Air bersih tersebut disalurkan ke empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter yang berada di lingkungan Pondok Takhasus. Setelah proses pengisian selesai, seluruh tandon berada dalam kondisi penuh dan siap dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan pondok.

Kemarau yang berlangsung cukup panjang memberikan tekanan terhadap ketersediaan air, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan sumur dan sumber air permukaan untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika debit sumber air menurun dan sumur mulai mengering, kebutuhan air bersih harus dipenuhi melalui sumber alternatif, termasuk distribusi menggunakan mobil tangki.

Kondisi air sungai yang terasa asin juga menjadi perhatian karena membatasi pemanfaatannya untuk kebutuhan tertentu. Situasi tersebut semakin menegaskan pentingnya pengelolaan persediaan air secara hemat, sekaligus dukungan distribusi air bersih bagi lingkungan yang membutuhkan.

Bagi Pondok Takhasus, ketersediaan air memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Air dibutuhkan untuk sanitasi, kebersihan lingkungan, pemeliharaan fasilitas, serta berbagai kebutuhan penting lainnya.

Dengan terisinya empat tandon, pasokan air di lingkungan pondok diharapkan dapat menjadi cadangan yang dapat dikelola secara bertahap sesuai kebutuhan selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Pendistribusian air bersih ini merupakan bagian dari respons pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau. Kehadiran BPBD Kabupaten Banjar melalui distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mengapresiasi langkah tersebut dan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, desa, relawan, serta masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

Koordinasi dan pemantauan kondisi di lapangan menjadi penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.

Dengan kondisi sumber air yang terbatas, masyarakat dan pengelola fasilitas umum diimbau menggunakan air secara hemat dan bijak. Persediaan yang tersedia agar diprioritaskan untuk kebutuhan pokok, terutama sanitasi, kebersihan, dan keperluan penting lainnya.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga penggunaan air selama periode kemarau. Penghematan air bukan hanya membantu menjaga persediaan yang ada, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan.

Distribusi 4.500 liter air bersih ke Pondok Takhasus menjadi bagian dari upaya bersama memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah tantangan kemarau panjang. Pemerintah bersama unsur terkait akan terus melakukan koordinasi sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

(Info Publik Kecamatan Beruntung Baru/Brigade Informasi RA)


Komentar