Gagas Inovasi DEPOT INTAN LARANG, Dinas Pertanian Banjar Dorong Kemandirian Pangan dari Pekarangan

Dinas Pertanian Kabupaten Banjar melalui Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian sukses menggelar Farm Field Day (FFD) di Desa Takuti Kecamatan Mataraman, Kamis (17/9/2029). Kegiatan ini diisi dengan panen demplot cabai dan tomat hasil binaan kelompok tani setempat.

Acara tersebut dihadiri langsung Camat Mataraman Heryanto, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian drh Mummad Akbar Susanto, Kepala Bidang Perkebunan Abdul Basyid, jajaran penyuluh dan PPL Mataraman, Kepala Desa Takuti, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta pengurus KWT Tunas Muda dan Gapoktan Berkat Maju.

Dalam sambutannya, Camat Mataraman Heryanto menegaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Pertanian konsisten mengawal transformasi sektor pertanian dari cara tradisional menuju era modern yang lebih efisien dan bernilai ekonomi tinggi.
“Lewat dukungan sarana, prasarana, serta fasilitasi proposal bantuan alat dan bibit, KWT Tunas Muda dan Gapoktan Berkat Maju kami dorong untuk terus berinovasi guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan keluarga,” ungkap Heryanto.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, drh Akbar Susanto, memberikan apresiasi tinggi kepada KWT Tunas Muda Takuti serta para penyuluh atas keberhasilan program percontohan ini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tepat guna terbukti mampu mengoptimalkan produktivitas hasil panen.

“Hortikultura adalah pilar ketahanan pangan sekaligus instrumen penekan inflasi. Keberhasilan demplot ini wajib diduplikasi ke lahan-lahan petani lainnya agar berkah dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” tutur Akbar.

Pada kesempatan yang sama, drh Akbar turut memperkenalkan program inovasi terbarunya, yaitu DEPOT INTAN LARANG (Optimalisasi Penyelenggaraan Teknis Penyuluh melalui Demplot Intensifikasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan). Inovasi ini dirancang agar setiap rumah tangga mampu mewujudkan kemandirian pangan secara mandiri mulai dari penyediaan sumber protein hewani seperti telur, aneka sayuran segar, hingga Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
(Brigade Distan Syaripuddin)


Komentar