PERLUAS FUNGSI POSYANDU, TP. POSYANDU KAB. BANJAR BINA 20 DESA PILOT PROJECT POSYANDU 6 SPM
Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banjar menggelar pembinaan 20 desa Pilot ProjectPos
Pelayanan Terpadu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal di Aula Guest House Sultan Sulaiman
Martapura, Rabu (16/9/2026).
Peserta dalam kegiatan ini meliputi 20 Camat se-Kabupaten Banjar, 20 Pambakal, 20 Ketua
TP Posyandu desa, 240 orang kader Posyandu 6 SPM di 20 desa Pilot Project serta Tim
Fasilitator Posyandu 6 Bidang SPM. Kegiatan ini dibagi dalam 2 (dua) sesi, pagi dan siang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos
Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang memperluas peran lembaga dari yang semula hanya fokus
pada kesehatan menjadi pusat pelayanan dasar terpadu berbasis 6 bidang Standar Pelayanan
Minimal (SPM).
Dalam hal ini, diperlukan kebijakan strategis sebagai acuan dalam penyelenggaraan
pelayanan Masyarakat, salah satu kebijakan dimaksud berupa penetapan 20 desa di seluruh
kecamatan di Kabupaten Banjar sebagai Pilot ProjectPosyandu Pelayanan Enam Bidang SPM
melalui SK Bupati Banjar Nomor 188.45/245/KUM/2026 tanggal 4 Juni 2026 tentang Penetapan Desa Pilot Project Posyandu 6 Bidang SPM di Kabupaten Banjar Tahun 2026.
Penetapan beberapa Desa di Kabupaten Banjar sebagai Pilot Project Posyandu Pelayanan
6 Bidang SPM merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat
yang dimaksud pada tingkat Desa dan diharapkan dapat direplikasi oleh seluruh Desa dan
Kelurahan di Kabupaten Banjar.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas, melalui Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) selaku Sekretaris TP Posyandu Kabupaten Banjar M.Hafizh Anshari, menjelaskan Posyandu merupakan salah satu jenis Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) sebagai wadah partisipasi masyarakat sekaligus mitra Pemerintah Desa.
“Melalui pelayanan 6 SPM, masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih
mudah, lebih dekat dan lebih terintegrasi sesuai kebutuhan tempat tinggalnya,” ucapnya.
Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu 6 Bidang SPM meliputi
Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman/Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat serta Sosial.
Tugas Posyandu pada bidang pendidikan mencakup antara lain pendidikan anak usia dini,
pendidikan dasar dan menengah, perpustakaan serta literasi dan pendidikan masyarakat.
Pada bidang kesehatan, Posyandu antara lain berperan dalam penyuluhan kesehatan,
pemantauan masalah kesehatan masyarakat, peningkatan cakupan pelayanan kesehatan dan
pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan.
Untuk bidang pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman/ketertiban umum dan
perlindungan masyarakat, serta sosial, Permendagri juga memberikan ruang bagi Posyandu untuk membantu identifikasi kebutuhan, edukasi, pemberdayaan dan pemantauan kondisi masyarakat sesuai bidangnya.
Adapun 20 Desa yang ditetapkan sebagai PilotProject adalah:
1. Desa Bincau Kec. Martapura;
2. Desa Melayu Kec. Martapura Timur;
3. Desa Sungai Rangas Kec. Martapura Barat;
4. Desa Keliling Benteng Ilir Kec. Sungai Tabuk;
5. Desa Pasar Kamis Kec. Kertak Hanyar;
6. Desa Guntung Papuyu Kec Gambut;
7. Desa Handil Bujur Kec. Aluh-Aluh;
8. Desa Pindahan Baru Kec. Beruntung Baru;
9. Desa Tatah Jaruju Kec. Tatah Makmur;
10. Desa Kiram Kec. Karang Intan;
11. Desa Tiwingan Baru Kec. Aranio;
12. Desa Munggu Raya Kec. Astambul;
13. Desa Simpang Tiga Kec. Mataraman;
14. Desa Sungkai Baru Kec. Simpang Empat;
15. Desa Madurejo Kec. Sambung Makmur;
16. Desa Maniapun Kec. Pengaron;
17. Desa Rantau Bujur Kec. Telaga Bauntung;
18. Desa Kupang Rejo Kec. Sungai Pinang;
19. Desa Banua Anyar Kec.Cintapuri Darussalam; dan
20. Desa Paramasan Bawah Kec. Paramasan.
“Untuk itulah, kami mengajak para Tim Pembina Posyandu mulai dari tingkat kecamatan
hingga desa/kelurahan beserta para pengurus/kader Posyandu yang telah ditetapkan sebagai Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Banjar untuk bersinergi dengan segenap pihak guna membangun Posyandu 6 Bidang SPM sebagai percontohan di Kabupaten Banjar,” tutup Hafizh.
BrigadeDPMD/AnnaM
