Pastikan Keamanan Pangan, DKPP Banjar Uji Sampel PSAT di Pasar Karang Intan dan SPPG
MARTAPURA, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) terus berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan terhadap bahan pangan yang beredar di masyarakat. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, tim gabungan dari DKPP diterjunkan langsung untuk melakukan pengambilan dan pengujian sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).
Aksi jemput bola ini menyasar tiga lokasi strategis di wilayah Kecamatan Karang Intan, yaitu Pasar Karang Intan, Sarana Pelayanan Pasar Gabungan (SPPG) Padang Panjang, dan SPPG Mandiangin Timur, Seni (14/9/2026).
Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani menjelaskan bahwa pengawasan intensif ini bertujuan untuk memastikan komoditas sayuran, buah-buahan, serta pangan segar lainnya yang dikonsumsi warga terbebas dari cemaran berbahaya seperti residu pestisida berlebih dan formalin.
"Pengawasan keamanan pangan segar ini merupakan agenda rutin APBD Tahun Anggaran 2026. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Banjar mendapatkan pangan yang sehat, aman, dan berkualitas tinggi," ujar Sipliansyah dalam keterangannya di Martapura.
Lebih lanjut, Sipliansyah menegaskan pentingnya pengujian langsung di lapangan sebagai langkah deteksi dini. Melalui rapid test kit atau uji cepat yang dilakukan langsung di lokasi, kami bisa mendeteksi secara dini jika ada komoditas yang tidak memenuhi standar. Ini adalah langkah preventif kami untuk melindungi kesehatan konsumen dari bahaya zat kimia berbahaya.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, monitoring ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nurhidayah, bersama Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Ruliyani, Tim teknis lapangan diperkuat oleh tim Penata Layanan Operasional, Muhammad Irfan Almi dan Yesye Maulana.
Di lokasi pasar dan SPPG, petugas langsung melakukan uji cepat terhadap sampel-sampel pangan komoditas sayur dan buah yang dicurigai. Uji cepat ini krusial dilakukan untuk memetakan kepatuhan para pedagang dan pemasok terhadap baku mutu keamanan pangan.
Melalui pengawasan dan uji sampel berkala seperti ini, DKPP Kabupaten Banjar berharap dapat terus menekan risiko peredaran bahan pangan berbahaya. Pihak dinas juga mengimbau serta mengedukasi para pedagang lokal untuk selalu menjaga kualitas produk yang mereka jual demi kesehatan konsumen bersama. (DKPP Banjar)
