Pasca Kabut Asap, Aktivitas Belajar SDN Sungai Batang 2 Kembali Normal
MARTAPURA BARAT, InfoPublik – Aktivitas warga SD Negeri Sungai Batang 2, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat terkendala kondisi kabut asap. Kembalinya kegiatan sekolah menjadi momentum untuk membangun kembali semangat belajar peserta didik sekaligus memperkuat pembiasaan disiplin dan kepedulian di lingkungan sekolah, Senin (14/9/2026).
Pembelajaran kembali berlangsung dengan jam masuk pukul 07.30 WITA hingga selesai. Sebelumnya, aktivitas luar ruangan perlu dibatasi sebagai langkah menjaga kesehatan warga sekolah. Kondisi tersebut membuat kembalinya rutinitas sekolah disambut antusias oleh murid, guru, dan tenaga kependidikan.
Suasana pagi yang cukup berangin tidak menyurutkan semangat warga sekolah dalam menjalankan aktivitas. Peserta didik tetap mengikuti kegiatan dengan tertib, sementara Merah Putih berkibar di tengah hembusan angin, menjadi simbol bangkitnya kembali semangat untuk belajar dan menjalani rutinitas sekolah.
Bertindak sebagai pembina, Dyah Pandu Hardani, S.Pd., Gr., mengajak peserta didik membangun kembali semangat belajar setelah menyelesaikan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS). Hasil asesmen diharapkan tidak hanya menjadi capaian nilai, tetapi juga bahan evaluasi untuk mengetahui kemampuan yang telah dikuasai dan bagian yang masih perlu ditingkatkan.
“Setelah ASTS, jangan sampai semangat belajar ikut berhenti. Jadikan hasil asesmen sebagai bahan untuk memperbaiki diri dan terus berusaha menjadi lebih baik,” pesan Dyah Pandu Hardani.
Peserta didik juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, merawat kelas, halaman, dan fasilitas sekolah. Mereka turut diajak menjaga ucapan, baik secara lisan maupun tulisan, dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan, termasuk saat berkomunikasi di media sosial dan ruang digital.
Kembalinya aktivitas sekolah menjadi momentum bagi SD Negeri Sungai Batang 2 untuk terus memperkuat karakter peserta didik, mulai dari disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, kepedulian lingkungan, hingga sikap saling menghargai. Setelah sempat menghadapi keterbatasan akibat kabut asap, semangat warga sekolah kini kembali tumbuh untuk menjalani pembelajaran dan aktivitas pendidikan secara lebih optimal.
