Langkah Nyata Jaga Kesehatan Siswa: Komite SMPN 3 Martapura Salurkan Masker untuk Para Siswa
MARTAPURA, InfoPublik – Kepedulian terhadap kesehatan peserta didik ditunjukkan Komite SMPN 3 Martapura dengan menyalurkan bantuan masker kepada seluruh siswa pada Jumat, 11 September 2026. Bantuan tersebut menjadi langkah preventif di tengah kondisi udara yang kurang kondusif akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penyaluran masker dilakukan sebagai bentuk perhatian Komite Sekolah terhadap kesehatan dan kenyamanan siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Bantuan diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi peserta didik ketika beraktivitas di lingkungan sekolah maupun saat perjalanan dari dan menuju sekolah.
Pembagian masker dilaksanakan secara merata dengan melibatkan kepala sekolah dan para wali kelas. Keterlibatan wali kelas membantu memastikan seluruh peserta didik mendapatkan masker sehingga bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.
Kepala SMPN 3 Martapura, Fitri Jamilah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Komite Sekolah yang turut memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik.
“Kami sangat mengapresiasi gerakan dan kepedulian pihak Komite Sekolah yang telah memfasilitasi penyaluran masker ini. Kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama kami di sekolah. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap para siswa tetap merasa aman, terlindungi, dan semangat belajar mereka tidak surut sedikit pun meski diuji oleh kondisi udara yang kurang bersahabat di beberapa wilayah yang masih terdampak,” ungkapnya.
Suasana kekeluargaan terlihat saat pembagian masker berlangsung di ruang-ruang kelas. Para siswa menerima bantuan dengan antusias dan menyambut baik perhatian yang diberikan Komite Sekolah bersama pihak sekolah sebagai upaya menjaga kesehatan warga satuan pendidikan.
Salah seorang siswi kelas VIII, Nayla Aisha, mengaku merasa terbantu dengan adanya pembagian masker tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan terbantu dengan adanya pembagian masker ini. Kabut asap belakangan ini cukup membuat kekhawatiran saat beraktivitas di luar. Adanya masker dari Komite Sekolah dan guru-guru membuat kami merasa lebih tenang, terlindungi, dan lebih semangat lagi untuk datang ke sekolah,” ujarnya.
Kepedulian tersebut menjadi wujud sinergi antara Komite Sekolah, pihak sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung kesehatan serta keberlangsungan aktivitas belajar peserta didik. Langkah sederhana berupa pembagian masker diharapkan turut menjaga kenyamanan siswa sekaligus mempertahankan semangat belajar di tengah kondisi lingkungan yang masih perlu diwaspadai.
