Sekcam Aluh Aluh Hadiri Rakor Penguatan Sinergitas dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Karhutla

Banjar, Info Publik - Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Aluh Aluh Taufikkurrahman menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjar yang dilaksanakan di Bukit Bintang Park and Resort. (Rabu, 9/9/2026)


Rakor tersebut mengangkat tema “Penguatan Sinergitas dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Mitigasi Dampak Kondisi Musim Kemarau yang Kering dan Berkepanjangan terhadap Kesehatan, Sosial, Ekonomi dan Lingkungan.”

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur Forkopimda Kabupaten Banjar, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Kapolres Banjar, Dandim 1006 Banjar serta unsur DPRD Kabupaten Banjar. Rakor juga dihadiri seluruh unsur pemerintahan dan dunia usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Banjar ini menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla, khususnya menghadapi kondisi musim kemarau yang kering dan berkepanjangan.

Dalam rakor disampaikan bahwa upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat, termasuk melalui pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama. Edukasi juga perlu terus dilakukan agar masyarakat maupun pihak swasta tidak melakukan pembakaran lahan, termasuk pembakaran lahan pascapanen, yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan berdampak luas.

Selain mengancam lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat akibat asap, serta memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Sekcam Aluh Aluh Taufikkurrahman menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi hal penting dalam upaya pencegahan Karhutla.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, maupun tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dan meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan, sosial, ekonomi dan lingkungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh stakeholder di Kabupaten Banjar semakin memperkuat komitmen dan langkah bersama dalam melakukan mitigasi serta pencegahan Karhutla, terutama selama musim kemarau yang kering dan berkepanjangan


Komentar