15 Hektare Lahan di Gambut Terbakar, Tim Gabungan Terus Lakukan Pengendalian Karhutla

Gambut, InfoPublik – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banjar. Kali ini, kebakaran terjadi di lahan kosong yang berada di sekitar Jl Pemajatan KM 3, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Selasa (8/9/2026).

Kebakaran yang terjadi pada lahan kosong dengan vegetasi berupa semak belukar, gayang banih atau batang dan jerami padi, serta pohon galam tersebut diperkirakan telah membakar lahan seluas ±15 hektare.

Lokasi kebakaran yang berada mendekati permukiman warga membuat penanganan harus dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi. Tim gabungan mulai melakukan penanganan sejak pukul 13.01 WITA hingga pukul 15.59 WITA.

Dalam penanganan tersebut, petugas melakukan asesmen dan pemantauan lokasi, berkoordinasi dengan seluruh unsur gabungan, serta melaksanakan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Hingga penanganan selesai, sekitar ±5 hektare lahan berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, penanganan Karhutla terus dilakukan dengan mengedepankan kecepatan respons dan sinergi seluruh unsur di lapangan, terlebih ketika lokasi kebakaran berada mendekati permukiman.

“Ketika kebakaran terjadi di lahan yang mendekati permukiman, pengendalian harus dilakukan secepat mungkin agar api tidak meluas dan menimbulkan risiko yang lebih besar. Karena itu, sinergi seluruh unsur di lapangan sangat penting,” ujar Wasis.

Dalam proses pemadaman, petugas juga menghadapi kendala berupa sulitnya mendapatkan sumber air, sehingga upaya pengendalian api membutuhkan strategi dan koordinasi antarpetugas.

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar, BPBD Provinsi, BPK KULA, BPK SW, TNI, POLRI, DPKP Kabupaten Banjar Sektor Gambut, BPK swasta, serta masyarakat sekitar.

BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan juga melakukan pemantauan pascapemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali titik api dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap terkendali.

Kebakaran tersebut masih dalam penanganan dan pemantauan sesuai kondisi di lapangan, dengan sumber api atau penyebab kejadian hingga saat ini belum diketahui.


Komentar