DKUMPP Banjar Lakukan Pembinaan dan Pendampingan UMKM Inklusif Martapura Timur
MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melakukan kunjungan ke Kelompok Inklusif UMKM Kecamatan Martapura Timur dalam rangka Pembinaan dan Pendampingan pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 orang pelaku usaha mikro yang menjadi anggota kelompok tersebut.
Kepala DKUMPP Banjar Akhmad Bayhaqie di tempat terpisah menanggapi bahwa dalam rangka memajukan UMKM daerah perlu peran pemerintah untuk mendukung kelangsungan usaha mereka.
"DKUMPP Banjar melalui Bidang Usaha Mikro telah mengadakan program keliling ke seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar yaitu pembinaan terhadap UMKM Inklusif yang telah dibentuk sebelumnya untuk menyampaikan program-program pemerintah guna memfasilitasi usaha mereka, kami juga sekaligus menghimpun aspirasi atau kendala mereka dalam berwirausaha,” ungkap Bayhaqie.
Pada kesempatan ini, DKUMPP Banjar menghadirkan narasumber dari Bank Kalsel yang diwakili oleh Zhain Nur Rahman.
"Saya selaku perwakilan Bank Kalsel di sini ingin menyampaikan bahwa kami dengan pemerintah telah bekerja sama dalam membantu kelangsungan usaha UMKM, terutama dalam hal permodalan. Untuk itu, ada yang namanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menambah modal usaha, karena selama ini modal lah yang menjadi masalah utama dalam melebarkan usaha. Di sinilah peran kami guna menyampaikan program KUR tersebut, bunganya rendah hanya 6% karena sisanya disubsidi oleh pemerintah. Dalam hal pelunasan pun bisa dipilih tenggat waktunya sesuai kesepakatan, privasi juga aman terjaga,” singkat Zhain.
Kemudian narasumber selanjutnya dari BPJS Ketenagakerjaan oleh Ely Ratna Wiyatiningsih.
"Terkait permodalan sudah ada Bank Kalsel yang membantu Bapa Ibu sekalian, sekarang yang sering dianggap sepele yaitu keselamatan kerja, padahal kecelakaan kerja dapat terjadi kapanpun dan dimanapun tanpa mengenal waktu. Oleh karena itu, di sini ulun menyampaikan agar sebaiknya pian sekalian ikut BPJS Ketenagakerjaan, sebab dalam layananannya terdapat produk berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian. Jika pian menjadi nasabah, maka fasilitas tersebut dapat diakses guna menjaga kelangsungan hidup pian dan bagi ahli waris yang ditinggalkan jika pian meninggal," singkat Ely.
Rudy Mulyadi selaku Kepala Bidang Usaha Mikro sebelum menutup acara menambahkan bahwa pemerintah juga telah meluncurkan paltform SAPA UMKM yang sangat berguna bagi UMKM untuk memvalidasi data mereka sebagai UMKM secara resmi.
"Melalui SAPA UMKM yang dapat diunduh dari Playstore pada HP masing-masing, maka memudahkan pian memvalidasi data diri dan usaha. Selain itu, UMKM juga dapat mendaftarkan usahanya secara mandiri yang nanti datanya sangat berguna bagi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan. Bapa Ibu sekalian selaku UMKM juga dapat menikmati berbagai layanan mulai pra hingga paska produksi melalui fitur-fitur yang disediakan SAPA UMKM. Maka dari itu manfaatkanlah dengan baik," tutup Rudy.
