Dinsos P3AP2KB Dorong Generasi Sehat melalui Sosialisasi Stop Stunting di SMPN 2 Cintapuri Darussalam
CINTAPURI DARUSSALAM, InfoPublik – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting di SMP Negeri 2 Cintapuri Darussalam. Kegiatan mengusung pesan “Stop Stunting – Cegah Sejak Dini, Bangun Pertumbuhan yang Optimal dan Berkualitas.”
Kegiatan tersebut diikuti warga sekolah dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan, gizi, dan pertumbuhan yang optimal sejak dini. Edukasi di lingkungan sekolah dinilai penting untuk membentuk kesadaran generasi muda terhadap pola hidup sehat.
Sosialisasi dibuka langsung Kepala SMPN 2 Cintapuri Darussalam, Hj. Rahmi Etika. Dalam sambutannya, ia menyambut baik kehadiran tim Dinsospap 2KB dan menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan serta kualitas pertumbuhan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan peserta didik.
“Kesehatan fisik dan kualitas pertumbuhan bukan hanya menjadi urusan rumah tangga, tetapi juga merupakan fondasi bagi kekuatan belajar, semangat beraktivitas, dan masa depan setiap siswa. Saya berharap seluruh peserta dapat menyimak, memahami, dan menerapkan pengetahuan yang disampaikan,” ujar Hj. Rahmi Etika.
Tim Dinsospap 2KB memberikan pemahaman mengenai pengertian stunting, faktor risiko, dampak terhadap tumbuh kembang hingga usia remaja, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga didorong untuk memiliki kepedulian terhadap pemenuhan gizi dan penerapan perilaku hidup sehat.
Materi yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat kesadaran warga sekolah mengenai pentingnya pencegahan stunting secara bersama-sama. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diterapkan peserta didik di lingkungan keluarga sehingga pesan pencegahan dapat terus diperluas.
Sosialisasi Stop Stunting menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara optimal. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki kesiapan menghadapi masa depan.
