Kecamatan Martapura Barat Hadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pengendalian Karhutla serta Kerawanan Sosial di Kabupaten Banjar

MARTAPURA, InfoPublik - Perwakilan Kecamatan Martapura Barat menghadiri Rapat Koordinasi, Monitoring, dan Evaluasi (Monev) terkait upaya pencegahan dini serta deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta ancaman kekeringan di wilayah Kabupaten Banjar. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banjar pada Rabu (2/9/2026).

 

Rapat lintas sektoral tersebut digelar guna memperkuat kesiapsiagaan seluruh stakeholder daerah dalam menghadapi potensi dinamika sosial dan bencana musiman yang kerap menyertai musim kemarau

 

Hadir mewakili Kecamatan Martapura Barat dalam forum tersebut, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), yang turut serta menyimak paparan serta berdiskusi mengenai langkah-langkah mitigasi di tingkat kecamatan.

 

Selain jajaran Kecamatan Martapura Barat, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur perwakilan dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, instansi vertikal terkait, serta para pemangku kepentingan bidang kebencanaan dan keamanan wilayah.

 

Dalam arahannya, pihak pimpinan rapat menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi aktif antar-SKPD serta pemerintah kecamatan guna mengoptimalkan fungsi posko siaga karhutla dan deteksi dini konflik sosial

 

Penguatan koordinasi secara berjenjang dinilai penting agar setiap potensi ancaman kekeringan, krisis air bersih, maupun titik panas (hotspot) karhutla dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu sebelum eskalasinya meluas.

 

Melalui keikutsertaan dalam rapat monev ini, pihak Kecamatan Martapura Barat berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil koordinasi di tingkat kabupaten dengan memperkuat pengawasan lapangan, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, serta mengoptimalkan peran serta aparat desa dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial dan bencana di wilayah masing-masing


Komentar