Cegah Perkawinan Usia Dini, Dinsosp3AP2KB Edukasi Pelajar MTsN 3 Jambu Burung

Beruntung Baru, Selasa 1 September 2026 – Mempersiapkan masa depan tidak cukup hanya dengan memiliki cita-cita, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang matang. Pesan inilah yang disampaikan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosp3AP2KB) dalam sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) kepada pelajar MTsN 3 Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki jenjang perkawinan.

Para siswa mendapatkan edukasi bahwa perkawinan membutuhkan kesiapan yang tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga pendidikan, kesehatan, mental, emosional, sosial, serta kemampuan dalam membangun kehidupan keluarga.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan H. Najamudin selaku Kasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi serta Alven Nurja Hariya dari Dinsosp3AP2KB. Turut memberikan pendampingan dalam kegiatan tersebut Penyuluh KB Elit Agustina dan Zuraida.

Dalam kesempatan itu, para pelajar diajak untuk memanfaatkan masa remaja sebaik mungkin dengan menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, mengejar cita-cita, dan mempersiapkan masa depan. Keputusan untuk menikah juga perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak menghambat pendidikan maupun rencana kehidupan di masa mendatang.

Sosialisasi PUP dinilai penting karena masa remaja merupakan periode strategis dalam pembentukan karakter dan perencanaan kehidupan. Dengan informasi yang tepat, remaja diharapkan mampu memahami konsekuensi perkawinan pada usia yang belum matang serta lebih bijak dalam menentukan pilihan hidup.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Dinsosp3AP2KB, Penyuluh KB, dan dunia pendidikan dalam memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada generasi muda.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mendukung kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas generasi muda. Edukasi seperti ini diharapkan dapat membangun kesadaran sejak dini agar para pelajar memiliki perencanaan kehidupan yang lebih baik dan kelak mampu membentuk keluarga yang berkualitas.

Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya pendewasaan usia perkawinan, tetapi juga mampu menjadikan masa sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya.
(IP/ Beruntung Baru/Brigade Informasi RA)


Komentar