Karhutla di Lahan Pertanian Kampung Baru, Tim Gabungan Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

BERUNTUNG BARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan lahan pertanian milik masyarakat di Desa Kampung Baru RT 05, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Sabtu (29/8/2026). Titik asap pertama kali diketahui sekitar pukul 12.55 WITA, sehingga petugas siaga segera bergerak melakukan pengecekan dan penanganan.

Kebakaran terjadi pada lahan pertanian yang sebagian masih belum dipanen. Kondisi cuaca yang panas terik disertai angin sedang yang bergerak ke arah timur membuat penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah api merambat ke area sekitar.

Sekitar pukul 13.00 WITA, tim darat tiba di lokasi dan memastikan adanya kobaran api yang meluas di area persawahan milik warga. Lima menit kemudian, petugas langsung melakukan pemadaman awal sekaligus membuat pembatas untuk mengendalikan arah perambatan api.

Berdasarkan pendataan awal, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±1 hektare. Dalam penanganannya, petugas menggunakan pompa air portabel dan selang sambung untuk melakukan pemadaman dari darat.

Selain pemadaman, petugas membuat sekat basah untuk mencegah api bergerak menuju permukiman warga dan fasilitas Balai Desa Kampung Baru. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap masyarakat dan fasilitas umum yang berada di sekitar lokasi.

Karena kondisi lahan memiliki karakteristik yang berpotensi menyimpan bara, petugas juga melakukan pembasahan mendalam atau mopping up guna mengantisipasi munculnya kembali api dari bagian bawah permukaan lahan.

Penanganan melibatkan Satgas Karhutla/BPBD Kabupaten Banjar, TNI melalui Koramil Aluh-Aluh, Polri melalui Polsek Beruntung Baru, PMI Kabupaten Banjar, serta relawan Kecamatan Beruntung Baru.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam proses pemadaman, namun penanganan tetap dilakukan dengan mengoptimalkan sarana yang tersedia dan koordinasi antarunsur di lapangan.

Hingga laporan ini disusun, api masih dalam proses pemadaman oleh petugas gabungan. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan api tidak meluas, terutama ke arah permukiman dan fasilitas Balai Desa.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian yang terdata sementara berupa vegetasi pada lahan persawahan milik masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Kecepatan informasi dari masyarakat dan respons petugas menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla berkembang lebih luas. Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat kesiapsiagaan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman Karhutla.

(IP/Beruntung Baru/Brigade Informasi RA)


Komentar