Perkuat Kesadaran Hukum dan Kesehatan Digital Siswa, Kejari Kab. Banjar Gelar Program JMS di SMPN 6 Martapura

MARTAPURA, InfoPublik – Kesadaran hukum dan kecakapan menggunakan teknologi menjadi perhatian dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Kegiatan berlangsung di SMPN 6 Martapura, Kamis (27/8/2026), dengan konsep hibrida.

Sebanyak 75 siswa dari SMPN 6 Martapura mengikuti kegiatan secara langsung. Edukasi tersebut juga menjangkau 15 SMP lainnya di Kabupaten Banjar yang berpartisipasi secara daring sehingga materi penyuluhan dapat diterima oleh lebih banyak peserta didik.

Pada sesi pertama, Kadek Adhy, S.H. memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan peran Kejaksaan Republik Indonesia. Peserta didik diperkenalkan pada peran kejaksaan sebagai institusi penegak hukum serta pentingnya memahami dan menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi berikutnya disampaikan Deviane, S.H. yang membahas kesehatan digital, khususnya penggunaan gim secara bijak. Para siswa diajak memahami pentingnya mengatur waktu penggunaan perangkat digital agar tidak mengganggu aktivitas belajar, kesehatan, maupun kehidupan sosial.

“Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kontrol diri. Pelajar harus mampu mengatur waktu dan memilih aktivitas digital yang memberikan manfaat agar tidak berdampak negatif terhadap prestasi maupun kesehatan,” ujar Deviane.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan pendapat. Antusiasme peserta menunjukkan ketertarikan pelajar terhadap materi hukum dan penggunaan teknologi secara sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Program JMS diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk lebih memahami aturan, bertanggung jawab dalam bersikap, serta bijak memanfaatkan teknologi. Kolaborasi Kejari dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar juga diharapkan terus memperkuat edukasi bagi pelajar dalam membangun generasi yang sadar hukum dan cakap menghadapi perkembangan digital.


Komentar