Persiapan Festival Pangan B2SA dan LMSI, Kecamatan Sungai Pinang Ikuti Technical Meeting

Kecamatan Sungai Pinang mengikuti Technical Meeting (TM) Festival Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Rabu (26/08/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA bertempat di Aula Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar. Technical Meeting dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan sekaligus memberikan penjelasan mengenai ketentuan dan teknis pelaksanaan Festival Pangan B2SA dan LMSI Tahun 2026.

Dari Kecamatan Sungai Pinang, kegiatan dihadiri Antie sebagai perwakilan Kecamatan Sungai Pinang. Antie mengikuti penyampaian berbagai informasi terkait teknis perlombaan, ketentuan peserta, persiapan menu, serta hal-hal yang perlu diperhatikan menjelang pelaksanaan lomba.

Antie menyampaikan, Technical Meeting menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh persiapan dapat dilakukan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

“Kami mengikuti Technical Meeting ini untuk memahami lebih jelas teknis dan ketentuan lomba, sehingga persiapan Kecamatan Sungai Pinang dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya,” ujar Antie.

Festival Pangan B2SA dan LMSI Tahun 2026 dijadwalkan dilaksanakan pada Selasa (01/09/2026), mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Melalui Technical Meeting tersebut, Kecamatan Sungai Pinang terus mematangkan berbagai persiapan untuk menghadapi perlombaan. Selain meningkatkan kesiapan peserta, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kreativitas dalam mengolah dan menyajikan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, aman, serta memanfaatkan potensi pangan lokal.

Kecamatan Sungai Pinang siap berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik pada Festival Pangan B2SA dan LMSI Tahun 2026, sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mengembangkan pola konsumsi pangan yang sehat dan beragam di masyarakat.



Komentar