DKUMPP Banjar Lakukan Pembinaan dan Pendampingan UMKM Inklusif Sambung Makmur

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melakukan kunjungan ke Kelompok Inklusif UMKM Kecamatan Sambung Makmur dalam rangka Pembinaan dan Pendampingan pada Kamis, (20/8/2026). Kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 orang pelaku usaha mikro yang menjadi anggota kelompok tersebut.

Kepala DKUMPP Banjar Akhmad Baihaqie di tempat terpisah menanggapi pentingnya peran pemerintah dalam membangun kesejahteraan UMKM daerah.
"Melalui Bidang Usaha Mikro DKUMPP Banjar, kami melaksanakan suatu kegiatan pembinaan ini terhadap UMKM di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar dengan terjun langsung menemui mereka agar dapat menghimpun aspirasi UMKM dalam berwirausaha sekaligus menyampaikan program-program pemerintah yang berguna untuk memfasilitasi mereka," ungkap Baihaqie. 

Pada kesempatan ini, DKUMPP Banjar menghadirkan narasumber dari Bank BNI yang diwakili oleh Haidir Ali.
"Kami dari Bank BNI bekerja sama dengan DKUMPP Banjar menjadi narasumber pada pertemuan ini agar dapat menyampaikan program penting dari pemerintah guna membantu perkembangan usaha pian sekalian, terutama dalam hal permodalan. Ada yang namanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menambah modal UMKM, karena selama ini modal lah yang menjadi masalah utama dalam melebarkan usaha. Di sinilah peran kami guna menyampaikan program KUR tersebut, bunganya rendah hanya 6% karena sisanya disubsidi oleh pemerintah. Dalam hal pelunasan pun bisa dipilih tenggat waktunya sesuai kesepakatan, privasi juga aman terjaga,” singkat Haidir.

Kemudian narasumber selanjutnya dari BPJS Ketenagakerjaan oleh Ely Ratna Wiyatiningsih.
"Keselamatan kerja biasanya sering dianggap sepele oleh para pelaku usaha, padahal kecelakaan kerja dapat terjadi kapanpun dan dimanapun tanpa mengenal waktu. Oleh karena itu,  di sini ulun menyampaikan agar sebaiknya pian sekalian ikut BPJS Ketenagakerjaan, sebab dalam layananannya terdapat produk berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian. Jika pian menjadi nasabah, maka fasilitas tersebut dapat diakses guna menjaga kelangsungan hidup pian dan bagi ahli waris yang ditinggalkan jika pian meninggal," jelas Ely.

Rosita Enani selaku Kasi Pengembangan Kemitraan dan Perlindungan Usaha Mikro sebelum menutup acara menambahkan bahwa pemerintah juga telah meluncurkan paltform SAPA UMKM yang sangat berguna bagi UMKM untuk memvalidasi data mereka sebagai UMKM secara resmi.

"Melalui SAPA UMKM yang dapat diunduh dari Playstore pada HP masing-masing, maka memudahkan pian memvalidasi data diri dan usaha. Selain itu, UMKM juga dapat mendaftarkan usahanya secara mandiri yang nanti datanya sangat berguna bagi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan. Bapa Ibu sekalian selaku UMKM juga dapat menikmati berbagai layanan mulai pra hingga paska produksi melalui fitur-fitur yang disediakan SAPA UMKM. Maka dari itu manfaatkanlah dengan baik," tutup Rosita.


Komentar