Kembali Siaga, BPBD, PMI, TNI dan Polri Perkuat Antisipasi Karhutla di Beruntung Baru
BERUNTUNG BARU – Kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. Personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Palang Merah Indonesia (PMI), TNI dan Polri kembali melaksanakan siaga dan pemantauan wilayah pada Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga kesiapan personel sekaligus memastikan kondisi wilayah dapat dipantau secara berkelanjutan selama musim kemarau. Pemantauan dilakukan sebagai upaya mendeteksi potensi kebakaran sejak dini dan mencegah api berkembang lebih luas.
Sejumlah kawasan yang memiliki potensi rawan terbakar menjadi perhatian, terutama lahan pertanian, lahan terbuka, semak belukar dan area dengan kondisi vegetasi yang mulai mengering.
Selain pengawasan kondisi lingkungan, personel gabungan memperkuat koordinasi dan komunikasi di lapangan. Informasi mengenai asap, titik api maupun perubahan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran menjadi bahan pemantauan untuk segera ditindaklanjuti.
Kondisi kekeringan juga menjadi bagian dari perhatian petugas, mengingat dampaknya dapat dirasakan masyarakat, khususnya pada aktivitas pertanian dan kebutuhan air. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi wilayah sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya dampak yang lebih luas.
Sinergi BPBD, PMI, TNI dan Polri menjadi bagian dari kesiapsiagaan terpadu dalam menghadapi potensi bencana. Dengan koordinasi yang terus berjalan, respons terhadap setiap kejadian diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Masyarakat Kecamatan Beruntung Baru diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api kepada petugas terdekat.
Hingga Sabtu (22/8/2026), situasi wilayah Kecamatan Beruntung Baru terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan tetap disiagakan sebagai bentuk kesiapan dalam mengantisipasi Karhutla dan dampak kekeringan.
(IP/Beruntung Baru/Brigade Informasi RA)
