Rekonsiliasi Semester I TA 2026, Kecamatan Karang Intan Perkuat Akuntabilitas dan Ketepatan Pelaporan Keuangan Daerah
BANJAR InfoPublik– Pemerintah Kecamatan Karang Intan melalui Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset (Renkeu) Neni Ruyanti, menghadiri kegiatan Rekonsiliasi Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar di Aula Berlian Lantai I BPKPAD Kabupaten Banjar Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan data dan memastikan kesesuaian antara laporan keuangan perangkat daerah dengan data yang tercatat pada sistem pengelolaan keuangan daerah. Rekonsiliasi menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas laporan keuangan pemerintah daerah agar lebih akurat, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh arahan terkait evaluasi pelaksanaan anggaran Semester I Tahun Anggaran 2026, penyelesaian perbedaan data, serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan menjelang penyusunan laporan semester berikutnya.
Ulasan Narasumber
Salah satu narasumber dari BPKPAD Kabupaten Banjar Puspasari, menjelaskan bahwa rekonsiliasi merupakan tahapan yang sangat penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah.
“Rekonsiliasi bukan sekadar mencocokkan angka, tetapi memastikan seluruh transaksi keuangan telah tercatat dengan benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketepatan data akan sangat menentukan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah,” jelas narasumber.
Narasumber juga menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap realisasi anggaran agar target pelaksanaan program dan kegiatan dapat tercapai sesuai perencanaan.
“Melalui rekonsiliasi yang baik, potensi kesalahan pencatatan dapat diminimalisir sejak dini sehingga penyusunan laporan keuangan akhir tahun menjadi lebih efektif dan efisien,” tambahnya.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk terus meningkatkan koordinasi antara pengelola keuangan, bendahara, serta pejabat pelaksana teknis kegiatan guna mendukung tata kelola keuangan yang profesional dan sesuai regulasi.
Pernyataan Harapan dan Penegasan Kasubbag Renkeu Kecamatan Karang Intan
Kasubbag Renkeu Kecamatan Karang Intan Neni Ruyanti, menyampaikan bahwa kegiatan rekonsiliasi ini memberikan pemahaman yang sangat penting dalam menjaga kualitas administrasi dan pelaporan keuangan di lingkungan Kecamatan Karang Intan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan ketelitian, ketepatan, dan kepatuhan dalam penyusunan laporan keuangan sehingga seluruh realisasi anggaran dapat tersaji secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Neni Ruyanti.
Ia juga berharap sinergi antara perangkat daerah dan BPKPAD terus diperkuat agar setiap kendala teknis dapat segera diselesaikan.
“Melalui rekonsiliasi ini kami berharap tercipta kesamaan persepsi dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga pelaporan dapat berjalan tertib, transparan, dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.
Pernyataan Peserta Lain
Salah seorang peserta dari perangkat daerah lainnya menyampaikan bahwa forum rekonsiliasi menjadi sarana yang efektif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan administrasi keuangan yang dihadapi selama pelaksanaan anggaran.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memastikan kesesuaian data realisasi anggaran serta memberikan solusi atas kendala yang ditemui di lapangan,” ungkapnya.
Peserta lainnya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala.
“Dengan adanya rekonsiliasi rutin, kualitas laporan keuangan akan semakin baik dan mendukung terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel serta sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kecamatan Karang Intan menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banjar.
(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
