Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Gelar Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus KtP, KtA, TPPO, ABH, dan PerkaBanjar
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
- dinsosppkb
- 21
Gambut, Info Publik – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan (KtP), Kekerasan terhadap Anak (KtA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), serta Perkawinan Anak. Acara ini berlangsung di Grand Tan Banjarmasin Hotel & Convention Center pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para kader PATBM dalam melakukan pendataan yang akurat, terintegrasi, serta responsif terhadap penanganan kasus-kasus perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Banjar.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, menegaskan pentingnya sistem pencatatan dan pelaporan yang terstruktur sebagai fondasi utama intervensi kebijakan.
"Pencatatan dan pelaporan yang presisi bukan sekadar pemenuhan data administratif, melainkan basis utama kita dalam mengambil tindakan cepat serta merumuskan kebijakan perlindungan yang tepat sasaran di Kabupaten Banjar," ujar Erny Wahdini.
Sementara itu, Narasumber dari DPPPAKB Provinsi Kalimantan Selatan menekankan pentingnya sinergi data dari tingkat desa hingga provinsi untuk mempermudah koordinasi penanganan kasus secara komprehensif.
"Sistem pelaporan yang terintegrasi dari tingkat desa hingga provinsi sangat krusial agar setiap kasus KtP, KtA, maupun TPPO dapat terpantau secara real-time dan mendapatkan penanganan hukum serta pendampingan psikologis yang optimal," ungkap Narasumber DPPPAKB Provinsi Kalsel.
Pelatihan ini diikuti oleh berbagai perwakilan kader masyarakat dan aktivis perlindungan anak tingkat desa. Para peserta dibekali materi teknis alur pelaporan serta tata cara pengisian instrumen pendataan kasus.
Eny, Ketua Perlindugan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Jawa Laut yang hadir sebagai peserta, menyambut positif pelatihan ini karena memberikan panduan praktis untuk kerja pendampingan di lapangan.
"Pelatihan ini memberikan pemahaman yang sangat jelas bagi kami di tingkat desa. Sekarang kami jadi lebih paham alur dan tata cara pencatatan pelaporan yang benar saat menemukan kasus di lingkungan warga," tutur Eny.
Melalui pelatihan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap koordinasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanganan kasus KtP, KtA, TPPO, ABH, dan Perkawinan Anak semakin kuat serta mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Dyah/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
Dyah/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
