Dinsos P3AP2KB Gelar Workshop Sambal Banua untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan di Martapura Timur

Martapura, InfoPublik – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Sosial dan Workshop Sambal Banua bertajuk "Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern" bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Pekauman Dalam, Kecamatan Martapura Timur, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rehabilitasi sosial yang dilaksanakan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar untuk meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan mengolah dan mengemas produk sambal agar memiliki nilai tambah, daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Workshop Sambal Banua menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memberdayakan perempuan melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan. Diharapkan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri, melahirkan pelaku UMKM baru, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Peserta kegiatan terdiri atas Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE), Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Martapura Timur, Kepala Desa Pekauman Dalam, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Martapura Timur.

Kepala Seksi Tuna Sosial dan Napza Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Rohana, mengatakan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha para peserta agar dapat mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

Pada sesi pertama, Hj. Sampurnawati selaku Owner Sambal Lalapan Banjar H. Udin menyampaikan materi mengenai teknik pengolahan sambal berkualitas, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi yang higienis, hingga menjaga cita rasa khas Banjar sebagai keunggulan produk.

Sementara itu, narasumber kedua, Norhafizah Putri selaku Owner Myza Snack, memberikan materi tentang teknik pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar pasar modern. Peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran, pentingnya membangun identitas merek (branding), serta cara meningkatkan nilai jual produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi peluang usaha produktif. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan UMKM di Kabupaten Banjar.

Novita/Adam – Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar


Komentar