Perkuat Profesionalisme Pengelolaan Anggaran, Kasubbag Renkeu Kecamatan Karang Intan Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1
BANJARMASIN InfoPublik– Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah di bidang pengadaan barang dan jasa, Kecamatan Karang Intan mengutus Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset, Neni Ruyanti untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 yang dilaksanakan di Hotel HBI Banjarmasin Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan profesionalisme aparatur dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Dalam sesi pemaparan materi, Ahli Pengadaan dan Fasilitator TOT LKPP, H. Riswan, menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah bukan hanya sekadar proses administrasi, tetapi merupakan instrumen strategis untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Menurutnya, setiap pelaku pengadaan harus memahami prinsip dasar pengadaan yang meliputi efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.
"Kompetensi PBJP menjadi kebutuhan utama bagi aparatur pemerintah saat ini. Setiap rupiah anggaran yang dikelola harus mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat melalui proses pengadaan yang tepat, cepat, dan sesuai aturan," jelas Dr. Riswan.
Ia juga menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan profesional atas kemampuan ASN dalam menjalankan tugas pengadaan barang dan jasa.
"Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dipersiapkan untuk lulus sertifikasi, tetapi juga dibentuk menjadi sumber daya manusia yang memiliki integritas tinggi, mampu mengelola risiko, serta memahami perkembangan sistem pengadaan digital yang terus berkembang," ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Riswan mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas secara berkelanjutan agar aparatur mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi dan teknologi pengadaan.
"Pengadaan yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas pula. Oleh karena itu, kompetensi dan integritas harus berjalan beriringan," tegasnya.
Sementara itu, Kasubbag Renkeu Kecamatan Karang Intan, Neni Ruyanti, menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan wawasan serta kemampuan teknis dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Kegiatan ini memberikan banyak pengetahuan baru terkait regulasi, tata cara pelaksanaan pengadaan, serta strategi pengelolaan yang efektif dan akuntabel. Kompetensi ini sangat penting dalam mendukung tugas kami di Kecamatan Karang Intan," ungkap Neni.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
"Kami berharap mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan memperoleh sertifikasi kompetensi PBJP Level-1 sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perencanaan, keuangan, dan aset di lingkungan Kecamatan Karang Intan," harapnya.
Neni juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
"Pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan secara tepat dan sesuai ketentuan akan memberikan dampak positif terhadap efektivitas penggunaan anggaran serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Salah seorang peserta pelatihan dari instansi pemerintah daerah mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
"Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan mudah dipahami. Kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan pengadaan, manajemen risiko, hingga penyelesaian permasalahan yang sering terjadi dalam proses pengadaan," ujarnya.
Peserta lainnya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Pelatihan dan sertifikasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi ASN sehingga mampu melaksanakan tugas pengadaan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab," katanya.
Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 ini, diharapkan aparatur Kecamatan Karang Intan semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang semakin dinamis, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan berorientasi pada pelayanan publik.
(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
