Gandeng Pengusaha Mikro Tatah Makmur, DKUMPP Banjar Gelar Sosialisasi Permodalan

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar sambangi pengusaha mikro Kecamatan Tatah Makmur untuk menggelar sosialisasi permodalan di Aula Kecamatan Tatah Makmur, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini turut menghadirkan sebanyak 35 PUM dari daerah bersangkutan.

Kepala DKUMPP Banjar, Akhmad Baihaqie dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi untuk pengusaha mikro Tatah Makmur atas kehadiran dan partisipasi dalam mengikuti acara ini. 
"Saya sungguh menghargai kehadiran bapa ibu pengusaha mikro sekalian atas kehadirannya pada acara sosialisasi permodalan ini. Berdasarkan hasil inventarisir, memang soal permodalan ini menjadi masalah utama dalam mengembangkan usaha. Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, maka dapat membuka wawasan pengusaha mikro Tatah Makmur terkait permodalan bersubsidi rendah seperti KUR untuk menambah modal usaha pian sekalian," tuturnya.

Selanjutnya Kepala Bidang Usaha Mikro DKUMPP Banjar, Rudy Mulyadi menambahkan terkait SAPA UMKM platform satu data dan layanan terpadu UMKM Nasional yang mana UMKM dapat mendownload platform ini pada Play Store di HP masing-masing. 
"Melalui SAPA UMKM, maka UMKM dapat didata secara akurat. Kemudian UMKM yang ada bisa dipetakan dan dapat menerima layanan terbaik sesuai kebutuhan masing-masing, misalnya tentang perizinan dan sertifikasi produk," ungkap Rudy.

Dikatakan Rudy pula bahwa melalui SAPA UMKM, pengusaha mikro dapat memverifikasi dan memvalidasi data diri dan usahanya sendiri serta mendaftarkan usahanya secara mandiri. 
"Baik pemerintah dan UMKM juga saling menguntungkan, UMKM dapat menikmati berbagai layanan mulai dari pra produksi hingga paska produksi. Fitur-fitur pada aplikasi ini sangat variatif seperti verifikasi UMKM, Qriss, pembukuan digital, peningkatan kapasitas, legalitas, pembiayaan, sertifikasi standarisasi, UMKM connect, Pasar UMKM, SAPA konsul, wawasan bisnis, dan lain sebagainya. Selanjutnya, pemerintah diuntungkan dengan mendapatkan data UMKM yang akurat dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program," jelas Rudy.

Dalam kegiatan sosialisasi permodalan ini juga turut menghadirkan narasumber dari Bank Mandiri yang diwakili oleh Abdul Fattah dan dari Bank Kalsel oleh Zhain Nur Rahman. Para narasumber tersebut berkesempatan untuk menyampaikan materi penting terkait permodalan yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafoin kredit rendah khusus bagi UMKM yang berniat mengembangkan usahanya.


Komentar