Puskesmas Mataraman Tanamkan PHBS dan Anti Narkoba Sejak Dini di SMPN 4 Mataraman
MATARAMAN – InfoPublik – Upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif terus dilakukan oleh Puskesmas Mataraman melalui kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Puskesmas Mataraman melaksanakan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) di SMP Negeri 4 Mataraman pada Rabu (8/7/2026) pagi.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 4 Mataraman ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Puskesmas Mataraman, Melda Sefti Nur'ain, yang memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan pemahaman para pelajar tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA.
Dalam penyampaian materinya, Melda menjelaskan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan atas dasar kesadaran untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan diri maupun lingkungan. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat harus ditanamkan sejak usia sekolah karena akan berpengaruh terhadap kesehatan, prestasi belajar, serta kualitas hidup di masa depan.
Beberapa materi PHBS yang disampaikan meliputi pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan dan setelah beraktivitas, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, memanfaatkan fasilitas sanitasi yang sehat, membuang sampah pada tempatnya, serta menghindari kebiasaan merokok dan perilaku yang dapat merugikan kesehatan.
“Penerapan PHBS merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat yang sangat besar. Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, kita dapat mencegah berbagai penyakit menular, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat,” jelas Melda di hadapan para peserta.
Selain materi PHBS, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA yang saat ini menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda. Dijelaskan bahwa masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan. Oleh karena itu, remaja perlu dibekali dengan pengetahuan, kesadaran, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada perilaku negatif.
Melda menerangkan bahwa penyalahgunaan NAPZA tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat mengganggu prestasi belajar, merusak hubungan sosial, menghancurkan masa depan, bahkan menyebabkan seseorang berhadapan dengan persoalan hukum. Ia mengingatkan para siswa agar selalu memilih pergaulan yang positif, mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
“Banyak kasus penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa ingin tahu dan pengaruh lingkungan sekitar. Karena itu, penting bagi para pelajar untuk memiliki pengetahuan yang cukup serta keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara menjaga pola hidup sehat, menghadapi tekanan pergaulan, mengenali ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekitar.
Kepala Puskesmas Mataraman, Risnawati, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan kepada pelajar merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, penerapan PHBS dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
“Kami berharap para siswa mampu menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi generasi yang tangguh dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Dengan pola hidup sehat dan lingkungan yang positif, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ungkap Risnawati.
Pihak SMP Negeri 4 Mataraman menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran aktif Puskesmas Mataraman dalam memberikan edukasi kesehatan kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, membangun karakter positif, serta menjauhi berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat masa depan mereka.
Dengan mengusung semangat “Sekolah Sehat, Generasi Hebat Tanpa NAPZA”, kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik menuju masa depan yang lebih baik.(IP/BRIGADE MATARAMAN/DIDI)
