Staf Umpeg Kecamatan Beruntung Baru Ikuti Pelatihan PBJ Level 1 untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur

Dalam rangka meningkatkan kompetensi aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah, Staf Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Kecamatan Beruntung Baru, Muhammad Subhan, mengikuti Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1/Bimbingan Teknis Sertifikasi PBJP Level 1 yang diselenggarakan di Hotel Zuri Express Banjarmasin.Selasa 7 Juli 2026

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi aparatur dalam memahami proses pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain sebagai persiapan menghadapi Sertifikasi PBJP Level 1, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Pada hari pertama pelatihan, peserta menerima empat materi utama, yaitu Pengantar Pengadaan Barang/Jasa, Perencanaan Pengadaan, Pemilihan Penyedia, dan Pengelolaan Swakelola. Keempat materi tersebut menjadi dasar bagi peserta untuk memahami setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga dapat diterapkan secara tepat dalam pelaksanaan tugas di lingkungan instansi pemerintah.

Muhammad Subhan menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah serta pentingnya penerapan prinsip-prinsip pengadaan yang sesuai dengan regulasi.

"Materi yang disampaikan pada hari pertama sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan pengadaan barang dan jasa pemerintah, mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pengelolaan swakelola. Saya berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi dalam mendukung pelaksanaan tugas di Kecamatan Beruntung Baru, sekaligus menjadi bekal untuk mengikuti Sertifikasi PBJP Level 1 sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Muhammad Subhan.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan aparatur Kecamatan Beruntung Baru semakin memiliki kompetensi yang memadai di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan pengelolaan pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
(IP.Kab.Banjar/Brigade Informasi RA)


Komentar