SIPANTING BANJAR Masuki Tahap Pengembangan Laboratorium Inovasi Tahun 2026
MARTAPURA,
InfoPublik – Koordinator Pengawas Taman Kanak-Kanak (TK) Kabupaten Banjar,
Syamsuwal Qomar, S.Pd., mengikutsertakan inovasi SIPANTING BANJAR dalam tahapan
drum up, design, dan deliver Laboratorium Inovasi Tahun 2026 yang
diselenggarakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah
(BAPPERIDA) Kabupaten Banjar, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi
bagian dari upaya memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah
melalui pendampingan Tim Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
SIPANTING
BANJAR atau Sistem Informasi PAUD itu Penting Kabupaten Banjar merupakan
inovasi berbasis platform microsite yang dirancang untuk mempermudah akses
informasi pendidikan anak usia dini. Inovasi ini mengintegrasikan berbagai
layanan digital, seperti Google Drive, Google Form, YouTube, Instagram, serta
berbagai tautan pendukung dalam satu portal yang mudah diakses masyarakat.
Koordinator
Pengawas TK Kabupaten Banjar, Syamsuwal Qomar, S.Pd., mengatakan keikutsertaan
SIPANTING BANJAR pada Laboratorium Inovasi merupakan langkah untuk terus
menyempurnakan layanan informasi pendidikan anak usia dini agar semakin mudah
dijangkau seluruh masyarakat.
"Saya
sangat antusias dapat berkontribusi dalam pengembangan inovasi daerah melalui
SIPANTING BANJAR. Sebagai pengawas TK, saya melihat potensi besar dari sistem
informasi ini untuk menjembatani akses informasi pendidikan anak usia dini di
seluruh penjuru Kabupaten Banjar, termasuk daerah-daerah yang kondisi
geografisnya masih menjadi tantangan," ujar Syamsuwal.
Fungsional Perencana Muda BAPPERIDA Kabupaten Banjar,
Norsyahnita, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Laboratorium Inovasi bertujuan
mengidentifikasi potensi sekaligus memunculkan ide-ide inovatif yang
difasilitasi Tim LAN RI sebagai bagian dari tahapan penetapan inovasi daerah
Kabupaten Banjar Tahun 2026. Proses tersebut meliputi tahapan membangun
komitmen perubahan, penyusunan desain inovasi, hingga implementasi dan evaluasi
keberlanjutan inovasi.
Dalam sesi
pendampingan, Analis Kebijakan Ahli Muda LAN RI, Hesti Annisa, S.AP., M.Si.,
memberikan apresiasi terhadap fitur SIPANTING BANJAR sekaligus menyarankan
penambahan fitur jumlah pengakses secara real time. Ke depan, inovasi
tersebut diharapkan semakin mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan anak
usia dini dan memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Banjar.
Sejak diluncurkan pada November 2025, SIPANTING BANJAR telah
meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Inovasi Terbaik Wajib Belajar 13
Tahun Kabupaten Banjar 2025, Inovasi Terbaik Pengawas TK pada Semarak Hardiknas
BGTK Provinsi Kalimantan Selatan, serta Juara Harapan I Inovasi Pembangunan
Daerah Berkelanjutan BAPPERIDA Kabupaten Banjar. Melalui pengembangan yang
berkelanjutan, inovasi ini diharapkan semakin mendukung pengawasan, pemantauan,
serta peningkatan akses layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Banjar.
