Kecamatan Mataraman kembangkan Inovasi "Si Pedas Mase" untuk mendukung pelayanan Publik
MATARAMAN-InfoPublik- Sekretaris
Kecamatan Mataraman, H. Muhammad Fakhrurrozie, mengikuti kegiatan Coaching
Clinic Tahap Diagnose dan Design bersama Tim Monitoring dari Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) yang berlangsung di Aula Baiman
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten
Banjar. (30/6/2026)Pagi.
Kegiatan tersebut merupakan
bagian dari tahapan penetapan Inovasi Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang
bertujuan mengidentifikasi berbagai potensi daerah sekaligus memunculkan
ide-ide inovatif baru guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola
pemerintahan.
Coaching Clinic yang difasilitasi
oleh Tim LAN RI tersebut diikuti oleh para inovator dari berbagai perangkat
daerah yang sebelumnya telah mengajukan proposal inovasi kepada Bapperida
Kabupaten Banjar. Para peserta hadir dengan membawa proposal inovasi, formulir
ide inovasi, serta rencana aksi inovasi sebagai bahan pendamping dalam proses
pendampingan dan evaluasi.
Pada kesempatan tersebut, Sekcam
Mataraman H. Muhammad Fakhrurrozie mempresentasikan inovasi bertajuk “Si Pedas
Mase” (Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Mataraman dan Sekitarnya). Inovasi
ini merupakan layanan publik berbasis digital yang dirancang untuk mempermudah
masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, informasi, maupun pengaduan kepada
Pemerintah Kecamatan Mataraman.
“Si Pedas Mase” dikembangkan
melalui sistem website sederhana yang dapat diakses melalui berbagai perangkat,
mulai dari komputer, tablet, hingga telepon pintar berbasis Android maupun iOS.
Sistem tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat kapan saja dan
dari mana saja.
H. Muhammad Fakhrurrozie
menjelaskan bahwa pemberian layanan publik merupakan salah satu wujud
pelaksanaan fungsi aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena
itu, pemerintah perlu menghadirkan sistem yang mampu menjamin hak masyarakat
untuk memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif.
“Si Pedas Mase merupakan inovasi
pelayanan publik berbasis digital yang bertujuan menampung aspirasi, informasi,
dan pengaduan masyarakat Kecamatan Mataraman kepada pemerintah kecamatan.
Melalui sistem ini masyarakat dapat menyampaikan berbagai bentuk aspirasi
maupun pengaduan tanpa khawatir laporannya salah alamat atau tidak
ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum adanya sistem
tersebut, berbagai pengaduan masyarakat sering kali disampaikan melalui
berbagai saluran yang berbeda sehingga informasi menjadi terfragmentasi dan
tidak terdokumentasi secara optimal. Dengan hadirnya aplikasi aduan online “Si
Pedas Mase”, masyarakat akan memiliki satu saluran resmi yang terintegrasi
untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
Selain sebagai media penyampaian
aspirasi dan pengaduan, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan
partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan dan
penyelenggaraan pemerintahan di wilayah Kecamatan Mataraman.
“Masukan dan pengaduan dari
masyarakat merupakan umpan balik yang sangat penting bagi pemerintah. Informasi
tersebut dapat menjadi dasar evaluasi, perbaikan, dan peningkatan kualitas
pelayanan publik secara berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui inovasi “Si Pedas Mase”,
masyarakat nantinya dapat mengakses layanan secara mudah melalui pemindaian
kode QR (QR Code) maupun melalui alamat website yang telah disediakan. Layanan
tersebut mencakup berbagai bidang pelayanan yang menjadi kewenangan Kecamatan
Mataraman, di antaranya Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN),
bidang pemerintahan, kesejahteraan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta
ketenteraman dan ketertiban umum.
Dengan penerapan inovasi ini,
Pemerintah Kecamatan Mataraman berharap tercipta komunikasi yang lebih efektif
antara masyarakat dan pemerintah. Selain itu, transparansi, akuntabilitas,
serta kualitas pelayanan publik di Kecamatan Mataraman diharapkan semakin
meningkat sejalan dengan semangat transformasi digital yang terus dikembangkan
oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.
Kegiatan Coaching Clinic LAN RI tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengembangan inovasi daerah. Melalui pendampingan yang diberikan, setiap perangkat daerah diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya kreatif dan aplikatif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(IP/BRIGADE/MATARAMAN/DIDI).
