Mahasiswa Borneo Lestari Banjarbaru Gelar Edukasi Kesehatan Melalui Media Madihin di Desa Bawahan Seberang
MATARAMAN-InfoPublik- Mahasiswa
Borneo Lestari Banjarbaru melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan kepada
masyarakat Desa Bawahan Seberang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar,
sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya
menjaga kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut dikemas
secara unik melalui media seni tradisional Madihin, sehingga pesan-pesan
kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik, komunikatif, dan
mudah dipahami oleh masyarakat. (30/6/2026) Pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh
aparatur desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta puluhan warga Desa
Bawahan Seberang yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias. Sejak
awal kegiatan, masyarakat tampak memenuhi lokasi acara dan menyimak setiap materi
yang disampaikan oleh para mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut,
mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, pentingnya mencuci
tangan dengan benar, menjaga pola makan bergizi seimbang, serta upaya
pencegahan berbagai penyakit yang dapat menyerang masyarakat. Penyampaian
materi dilakukan dengan memadukan pesan kesehatan ke dalam syair dan pantun
khas Madihin yang diselingi humor dan interaksi dengan peserta.
Pemanfaatan Madihin sebagai media
edukasi dipilih karena merupakan salah satu kesenian tradisional yang sangat
dekat dengan masyarakat Kalimantan Selatan. Melalui pendekatan budaya lokal
tersebut, mahasiswa berharap informasi kesehatan dapat diterima dengan lebih
baik dan memberikan kesan yang mendalam bagi masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan
menjelaskan bahwa edukasi kesehatan tidak harus dilakukan dengan metode yang
formal dan monoton. Melalui pendekatan budaya, masyarakat menjadi lebih
tertarik untuk mengikuti kegiatan dan lebih mudah mengingat pesan-pesan
kesehatan yang disampaikan.
“Madihin merupakan warisan budaya
Banjar yang masih sangat diminati masyarakat. Oleh karena itu, kami mencoba
mengombinasikan unsur budaya dan kesehatan agar edukasi yang diberikan menjadi
lebih efektif dan menyenangkan,” ujarnya.
Kepala Desa (Pambakal) Bawahan
Seberang, Fahmi Fauzi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan
yang dilaksanakan oleh mahasiswa Borneo Lestari Banjarbaru. Menurutnya,
kegiatan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekaligus
menjadi sarana pelestarian budaya daerah.
“Kami sangat berterima kasih
kepada mahasiswa Borneo Lestari Banjarbaru yang telah melaksanakan kegiatan
edukasi kesehatan di Desa Bawahan Seberang. Penyampaian materi melalui Madihin
merupakan inovasi yang sangat baik karena masyarakat tidak hanya memperoleh
pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga dapat menikmati kesenian tradisional
yang menjadi bagian dari budaya Banjar. Terlihat masyarakat sangat antusias
mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Kami berharap kegiatan seperti ini
dapat terus dilakukan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak
warga,” kata Fahmi Fauzi.
Antusiasme masyarakat terlihat
dari tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Selain
memperhatikan materi yang disampaikan, warga juga aktif menjawab pertanyaan,
berdiskusi, serta berbagi pengalaman terkait penerapan pola hidup sehat di lingkungan
masing-masing. Suasana yang hangat dan penuh keakraban membuat kegiatan
berjalan dengan lancar dan interaktif.
Salah seorang warga mengaku
senang dengan metode penyampaian yang digunakan karena berbeda dari penyuluhan
kesehatan pada umumnya. Menurutnya, pesan yang disampaikan melalui syair dan
pantun Madihin menjadi lebih mudah dipahami dan diingat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa
Borneo Lestari Banjarbaru berharap masyarakat semakin memahami pentingnya
menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Selain itu, kegiatan tersebut
juga menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi
yang efektif dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan edukasi kesehatan melalui media Madihin ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus melestarikan budaya daerah sebagai identitas dan kekayaan lokal yang patut dijaga bersama.(IP/BRIGADE/MATARAMAN/DIDI)
