Disbudporapar Banjar Matangkan Arah Pengembangan Wisata Lok Baintan melalui Ekspose Akhir Kajian Potensi Destinasi

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menggelar Ekspose Akhir Kajian Investigasi dan Pemetaan Potensi Destinasi Pariwisata Lok Baintan dan Sekitarnya di Aula Rapat DPRKPLH Kabupaten Banjar, Senin (29/6/2026).


Kegiatan ini menjadi tahapan akhir penyusunan dokumen perencanaan yang akan menjadi dasar pengembangan kawasan wisata Lok Baintan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.


Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Pengembangan Objek Pariwisata Hj. Jennita Adistya Putri.


Kajian tersebut disusun sebagai landasan dalam merumuskan arah pengembangan destinasi yang modern tanpa menghilangkan karakter asli budaya sungai yang menjadi identitas Pasar Terapung Lok Baintan. Selain memetakan potensi dan permasalahan kawasan, ekspose yang disampaikan oleh CV Waigama Konsultan selaku pelaksana kajian juga menghasilkan masterplan pengembangan yang mencakup penataan zona inti, zona penyangga, dan zona pengembangan, beserta strategi pembangunan destinasi, pemasaran, industri, kelembagaan pariwisata, hingga rencana aksi bertahap sebagai pedoman pembangunan kawasan pada tahun-tahun mendatang.


Dokumen kajian juga memuat rencana aksi pengembangan secara bertahap mulai tahun 2027 hingga 2034. Selain pembangunan fisik, kajian juga mengarahkan penguatan sektor pemasaran melalui rebranding destinasi, penyusunan identitas wisata Lok Baintan, pengembangan website dan media sosial resmi, produksi materi promosi digital, serta penyelenggaraan Festival Pasar Terapung Lok Baintan sebagai agenda tahunan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.


Melalui kajian ini, Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk mengembangkan Pasar Terapung Lok Baintan sebagai destinasi wisata unggulan yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Sungai Banjar. Pengembangan kawasan diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang investasi, memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Komentar