Antisipasi Kebakaran Lahan Gambut, Distan Banjar Pacu Kesiapsiagaan KTPA di Astambul

Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian melaksanakan bimbingan teknis pengendalian kebakaran lahan dan kebun (Karlabun) di Kantor Desa Limamar Kecamatan Astambul, Kamis (25/6/2026).

Agenda strategis ini tak sekadar menjadi wadah mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum krusial untuk membangun benteng kesiapsiagaan kolektif. Langkah antisipatif ini dinilai mendesak guna menghalau ancaman kebakaran lahan yang kerap mengintai dan memicu kabut asap di wilayah Kabupaten Banjar.
                                                                             
​Sebagai bentuk keseriusan di lini pencegahan, Distan Banjar telah membentuk 32 Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di tingkat kecamatan serta satu Brigade Pengendalian Karlabun. Komitmen ini kian diperkuat dengan kewajiban bagi seluruh perusahaan perkebunan di daerah tersebut untuk memiliki brigade pemadam dan armada peralatan secara mandiri.

Kegiatan ini dihadiri Plt Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian beserta jajarannya, Kepala Desa Limamar, PT Monrad Intan Barakat, peserta terdiri dari KTPA dan anggota Brigade Distan, dan perwakilan dari perusahaan perkebunan.

Dalam sambutannya Plt Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Listi Mila menegaskan bahwa urusan Karlabun tidak bisa diselesaikan secara parsial. Mengingat sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan didominasi lahan gambut yang rentan memicu perluasan api secara cepat, kepedulian bersama dari seluruh elemen adalah kunci utama.

​"Penanggulangan kebakaran wajib digerakkan secara sinergis mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat luas. Kami mengetuk kepedulian semua pihak untuk menjaga lingkungan, aktif menggalakkan patroli, dan dengan tegas menyuarakan larangan membakar hutan dan lahan," tutur Listi. 

Menutup rangkaian agenda strategis tersebut, PT Monrad Intan Barakat menyerahkan bantuan berupa sprayer elektrik kepada KTPA. Aksi nyata ini diharapkan mampu mendongkrak kesiapsiagaan para pejuang garis depan dalam mengawal wilayah mereka dari ancaman karhutla.
(Brigade Distan Syaripuddin)


Komentar