Tuntaskan Residu Dapodik, Penilik dan Operator Dinas Perkuat Validitas Data PAUD
MARTAPURA, InfoPublik – Upaya mewujudkan data pendidikan yang akurat dan valid terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui kegiatan Pendampingan Residu Peserta Didik pada Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dilaksanakan di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Disdik Banjar. (25/6/2026)
Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi antara operator Dinas Pendidikan, penilik, serta pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Kecamatan Martapura Timur dan Martapura Barat. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh data peserta didik terbebas dari kendala administrasi yang masih tersisa di sistem Dapodik.
Penilik Martapura Timur dan Martapura Barat, Ida Ramadhiana Rus, S.Sos., memantau langsung jalannya kegiatan. Sebanyak enam lembaga PAUD binaannya hadir dalam pendampingan tersebut, terdiri dari KB Al Munawaroh, KB Sumber Harapan, KB Nuri, dan KB Hidayah Arif dari Martapura Timur, serta KB Kenanga dan KB Setia Bersama dari Martapura Barat.
Selama proses pendampingan, peserta bersama operator dinas melakukan verifikasi dan validasi terhadap data peserta didik yang masih berstatus residu. Berbagai kendala, mulai dari ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK), data orang tua, hingga administrasi lainnya, diperiksa dan diperbaiki secara langsung di lokasi kegiatan.
Ida Ramadhiana Rus menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat sehingga proses penyelesaian residu dapat berjalan lancar dan efektif. Menurutnya, pendampingan secara langsung menjadi solusi yang tepat untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala data yang dihadapi lembaga.
“Alhamdulillah, pendampingan hari ini berjalan dengan sangat sukses. Lewat kerja sama yang solid antara operator dinas, para pengelola lembaga, dan kami selaku penilik, per hari ini tidak ada lagi data yang residu. Semuanya sudah bersih dan valid. Data yang bersih ini sangat krusial, karena menjadi penentu kebijakan, mulai dari penyaluran bantuan operasional hingga validasi program pemerintah lainnya ke depan,” ujar Ida Ramadhiana Rus.
Dengan selesainya kegiatan ini, seluruh lembaga PAUD yang mengikuti pendampingan telah memiliki data peserta didik yang bersih dan valid pada sistem Dapodik pusat. Capaian tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tata kelola data pendidikan sekaligus memperlancar berbagai program dan layanan pendidikan yang berbasis data di Kabupaten Banjar.
