Disbudporapar Kabupaten Banjar Gelar Tes Fisik Evaluasi Kelas Khusus Olahraga Atlet Binaan

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui Bidang Olahraga melaksanakan Tes Fisik Evaluasi Kelas Khusus Olahraga di Stadion Demang Lehman, Martapura, Senin (23/6/2026) sore.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap atlet binaan Disbudporapar Kabupaten Banjar yang terpilih mengikuti program Kelas Khusus Olahraga. Program ini merupakan inovasi pembinaan atlet muda yang dilaksanakan Bidang Olahraga Disbudporapar Kabupaten Banjar sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga.


Sebelumnya, proses seleksi peserta telah dilaksanakan pada Februari 2026. Hasil seleksi menetapkan sebanyak 20 peserta yang terdiri atas 16 atlet dan 4 pelatih untuk mengikuti program pembinaan Kelas Khusus Olahraga.


Program pembinaan tersebut melibatkan empat cabang olahraga, yakni pencak silat, gulat, tinju, dan judo. Para atlet mendapatkan pembinaan secara terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan fisik, teknik, serta mental bertanding.


Pembinaan berlangsung sejak Maret hingga Desember 2026 dengan intensitas latihan rutin sebanyak tiga hingga lima kali dalam sepekan. Selama periode pembinaan yang berlangsung kurang lebih sembilan bulan tersebut, Disbudporapar Kabupaten Banjar menjadwalkan dua kali evaluasi, yakni pada Juni dan Desember 2026.


Tes fisik yang dilaksanakan meliputi beberapa komponen penting, antara lain fleksibilitas, kecepatan, kekuatan, dan daya tahan. Setiap komponen memiliki item tes yang dirancang untuk mengukur perkembangan kondisi fisik atlet selama mengikuti program pembinaan.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Prestasi Olahraga Disbudporapar Kabupaten Banjar, Ivan Fauji, mengatakan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan atlet setelah menjalani program latihan selama beberapa bulan terakhir.


Ivan juga menambahkan, pihaknya berupaya untuk terus mengembangkan program Kelas Khusus Olahraga agar dapat menjangkau lebih banyak atlet potensial dari berbagai cabang olahraga.


“Insyaallah pada tahun depan kami menargetkan penambahan jumlah cabang olahraga yang mengikuti program Kelas Khusus Olahraga dari empat menjadi delapan cabang olahraga, sehingga pembinaan atlet berprestasi di Kabupaten Banjar dapat dilakukan secara lebih luas dan optimal,” katanya.


Melalui program ini, Disbudporapar Kabupaten Banjar berharap dapat mencetak atlet-atlet muda yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun nasional.


Komentar