DinsosP3AP2KB Gelar Monev PATBM, Perkuat Perlindungan Anak di Tingkat Desa

MARTAPURA BARAT – Pemerintah Kecamatan Martapura Barat hadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Martapura Barat, Selasa (23/06/2026).

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas implementasi program perlindungan anak yang berbasis pada partisipasi warga, serta menguatkan komitmen desa dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak

 

Hadir Camat Martapura Barat beserta Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos). Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) Kabupaten Banjar selaku narasumber dan pembina program

 

Peserta kegiatan terdiri dari para perangkat desa yang berasal dari seluruh desa di wilayah administratif Kecamatan Martapura Barat, yang menjadi ujung tombak pelaksanaan perlindungan anak di tingkat bawah

 

Camat Martapura Barat H. Ahmad Rabani menyampaikan bahwa PATBM merupakan garda terdepan dalam mencegah kekerasan terhadap anak melalui deteksi dini.

Kegiatan monitoring ini bukan sekadar evaluasi administratif, melainkan upaya kita bersama untuk memastikan bahwa setiap anak di wilayah Martapura Barat mendapatkan perlindungan yang layak. Kami mengharapkan perangkat desa dapat menjadi penggerak utama dalam mendeteksi permasalahan anak sedini mungkin di lingkungannya masing-masing

 

Pihak DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar dalam pemaparannya menyoroti pentingnya pelaporan yang terintegrasi dan respons cepat terhadap isu-isu kesejahteraan anak. Seluruh perangkat desa dibekali dengan mekanisme koordinasi jika ditemukan kasus kekerasan maupun kerentanan pada anak di wilayah desa mereka

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh desa di Kecamatan Martapura Barat dapat mengoptimalkan fungsi PATBM sebagai wadah masyarakat untuk melakukan upaya-upaya mandiri dalam perlindungan anak, mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pendampingan bagi korban

 

Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan pemantapan rencana tindak lanjut (RTL), di mana seluruh perangkat desa berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun kabupaten demi mewujudkan Kabupaten Banjar yang layak anak dan bebas dari kekerasan terhadap anak


Komentar