Dukung Implementasi Kurikulum Digital, BGTK Kalsel Latih Fasilitator Pembelajaran Mendalam dan KKA
BANJARBARU, InfoPublik – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Training of Trainer (ToT) Penguatan Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), yang berlangsung pada 22 - 25 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pendidik menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan di era digital.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BGTK Kalimantan Selatan, Dr. Wasimin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan ekosistem Pembelajaran Mendalam dan penguasaan Koding serta Kecerdasan Artifisial sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan.
“Pembelajaran Mendalam dan Koding serta Kecerdasan Artifisial merupakan bagian penting dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan zaman. Fasilitator kelompok kerja harus mampu menjadi agen perubahan yang mendorong lahirnya pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi,” ujar Dr. Wasimin.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Salah satu peserta yang hadir adalah Hadiani Nur, S.Pd., yang mengikuti pelatihan sebagai perwakilan resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Keikutsertaan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mendukung penguatan kompetensi pendidik dan percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan anak usia dini.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai konsep dan implementasi Pembelajaran Mendalam, strategi pengembangan komunitas belajar, serta penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam proses pembelajaran. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik dan diskusi yang dapat diterapkan langsung di satuan pendidikan.
Hadiani Nur menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Menurutnya, penguasaan materi yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bekal berharga untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di daerah.
“Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta pemanfaatan koding dan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan. Ilmu yang kami peroleh akan kami bagikan kepada rekan-rekan pendidik di Kabupaten Banjar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ungkap Hadiani Nur.
Melalui kegiatan ini, BGTK Kalimantan Selatan berharap para peserta dapat menjadi fasilitator yang kompeten dan mampu mengimbaskan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh kepada komunitas belajar di daerah masing-masing. Dengan demikian, upaya transformasi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
