100 Persen Naik Kelas, SMP Negeri 2 Sungai Pinang Bagikan Rapor dan Sosialisasikan Edaran Pembelajaran Akhir Semester
SUNGAI PINANG, InfoPublik – SMP Negeri 2 Sungai Pinang melaksanakan kegiatan pembagian rapor bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan sosialisasi Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Nomor 100.4.4/1480/Disdik/2026 tentang Pembelajaran Akhir Semester Genap.
Kegiatan yang dihadiri oleh siswa, wali kelas, dan dewan guru itu berlangsung tertib dan penuh semangat. Selain menerima laporan hasil belajar, para siswa dan orang tua juga memperoleh informasi terkait pelaksanaan pembelajaran pada masa akhir semester sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah mengumumkan capaian menggembirakan berupa persentase kenaikan kelas yang mencapai 100 persen. Hasil tersebut menjadi indikator keberhasilan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan sepanjang tahun pelajaran 2025/2026.
Kepala SMP Negeri 2 Sungai Pinang, Albar Haries, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan seluruh siswa naik kelas tidak terlepas dari sinergi yang baik antara sekolah, peserta didik, dan orang tua.
“Alhamdulillah, capaian kenaikan kelas 100 persen ini merupakan hasil kerja keras seluruh siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pembelajaran. Kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun pelajaran berikutnya,” ujarnya.
Wali Kelas VII, Siti Nurhalimah, S.Pd., menilai peserta didik menunjukkan perkembangan yang baik baik dari aspek akademik maupun karakter. Sementara itu, Wali Kelas VIII, Andy Rizki Fatahillah, S.Pd., menyebut keberhasilan seluruh siswa naik kelas menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Sungai Pinang berharap hasil belajar yang diterima siswa dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya.
