Selebrasi Portofolio Abadi, SMPN 1 Telaga Bauntung Luncurkan Buku Digital “Aku dan Bumi”
TELAGA BAUNTUNG, InfoPublik - SMP Negeri 1 Telaga Bauntung kembali menghadirkan inovasi pendidikan berbasis literasi dan teknologi melalui peluncuran buku digital bertajuk “Aku dan Bumi” (18/6/2026). Buku digital tersebut merupakan kumpulan karya proyek murid yang mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran dengan isu pelestarian lingkungan dan aksi sosial yang kreatif, inovatif, serta berdampak nyata.
Peluncuran buku digital ini menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis tidak menghalangi lahirnya transformasi pendidikan yang berkualitas. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), murid diajak untuk menghasilkan karya nyata yang tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Berbagai mata pelajaran dikolaborasikan dalam proyek tersebut, di antaranya Matematika melalui analisis data lingkungan bertajuk “Suara Bumi dalam Angka”, IPA melalui konten edukatif “Eco-Vlogger: Solusi Kreatif untuk Bumi”, hingga Bahasa Indonesia melalui karya sastra “Pantun Pelindung Bumi” yang mengangkat pesan konservasi alam. Selain itu, murid juga mengembangkan jiwa kewirausahaan hijau melalui proyek IPS serta kampanye digital anti-perundungan pada mata pelajaran Informatika.
Tidak hanya itu, aksi nyata kepedulian lingkungan juga diwujudkan melalui kegiatan PJOK bertema “Langkah Sehat, Lingkungan Bersih – Plogging Action”, yakni aktivitas memungut sampah sambil berolahraga. Seluruh karya tersebut kemudian dihimpun menjadi sebuah portofolio digital yang bersifat berkelanjutan dan dapat diakses sebagai rekam jejak pembelajaran murid.
Kepala SMPN 1 Telaga Bauntung, Sugeng Riyanto, S.Pd., menyampaikan bahwa peluncuran buku digital ini merupakan bentuk penghargaan atas proses belajar dan kreativitas murid. “Dengan diluncurkannya buku digital ini, karya kalian resmi menjadi portofolio abadi yang bisa dilihat dan disebarkan ke seluruh dunia untuk menginspirasi sekolah lain. Ini adalah bukti bahwa karya penting untuk dirayakan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan sejati tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, melainkan pada keberanian murid untuk terus bertumbuh dan berkarya. “Jangan pernah berkecil hati jika merasa karya kita belum sempurna. Ini bukan soal kesempurnaan instan, melainkan tentang ruang bertumbuh dalam proses belajar kalian. Dari sekolah kecil ini, kalian telah menaruh jejak digital positif untuk bumi,” tambahnya.
Melalui program kokurikuler GALAKSI (Gerakan Literasi Kritis, Numerasi, dan Asah Kreativitas Murid), SMPN 1 Telaga Bauntung kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif, bermakna, dan relevan dengan perkembangan zaman. Inisiatif ini sekaligus menjadi preseden positif bagi penguatan literasi digital dan pendidikan berbasis karakter di Kabupaten Banjar.
