Pemkab Banjar Berikan Penghargaan kepada Pemenang Pawai Hijriah 1 Muharram 1448 H
Sebagai bentuk penghargaan kepada para peserta yang berpartisipasi dalam Pawai Hijriah 1 Muharram 1448 H, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menyerahkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pelatihan kepada para pemenang pada kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banjar, Selasa (16/6/2026).
Penghargaan diberikan kepada kontingen Terbaik I, Terbaik II, Terbaik III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori Kontingen Pelestari, Kontingen Favorit, dan Kontingen Berbusana Terbaik.
Peserta pawai terdiri atas santri dan santriwati dari unit-unit TK/TP Al-Qur'an se-Kabupaten Banjar yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banjar dan Yayasan Al-Banjari Kabupaten Banjar.
Pada pelaksanaan tahun ini, tercatat sebanyak 93 kafilah mengikuti pawai dengan total sekitar 3.000 peserta dan didampingi oleh 500 orang pendamping.
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada penutupan rangkaian Kegiatan Pawai Hijriah 1 Muharram 1448 H. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kontingen Terbaik I diraih oleh Al-Amin dari Kecamatan Gambut, Terbaik II diraih oleh Nurul Ibadah dari Kecamatan Martapura Timur, dan Terbaik III diraih oleh RQ Al Hamidiyah As Syar'ie dari Kelampaian Ilir.
Sementara itu, penghargaan Harapan I diberikan kepada Al Hikmah dari Kecamatan Simpang Empat, Harapan II kepada TPQ Ta'limul Ghulam dari Jalan Kubah, Murung Kenanga, dan Harapan III diraih oleh Amar bin Yasir dari Kecamatan Aranio.
Untuk kategori khusus, penghargaan Kontingen Favorit diberikan kepada TPQ Al Batul Littahfizhil Qur'an dari Sungai Bakung, Kontingen Pelestari diraih oleh Nurul Ihsany dari Sungai Pinang, sedangkan penghargaan Berbusana Terbaik diberikan kepada TPQ Azzahra dari Rantau Bujur.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum syiar keagamaan, tetapi juga dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta menumbuhkan karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Apresiasi yang diberikan kepada para peserta diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kreativitas, semangat belajar, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan di masa mendatang. (HA)
