Semburat Karya dari Balik Bilik Pesantren: Santriwati Darul Hijrah Puteri Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen Bersama Gramedia

MARTAPURA, InfoPublik – Suasana tasyakuran kelulusan santriwati kelas IX Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri hari ini terasa berbeda dan jauh lebih spesial. Tak sekadar merayakan kelulusan akademis, pondok pesantren modern ini juga resmi meluncurkan sebuah buku kumpulan cerita pendek (cerpen) karya santriwatinya sendiri yang berjudul "Mengukir Cerita di Tanah Hijrah", Sabtu (13/6/2026).

Buku antologi ini merupakan buah karya kolaboratif yang ditulis langsung oleh para santriwati tingkat SMP dan SMA Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri. Tidak tanggung-tanggung, dalam proses penerbitan dan distribusinya, pihak pesantren bekerja sama dengan Gramedia dan diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo.

Judul "Mengukir Cerita di Tanah Hijrah" dipilih bukan tanpa alasan. Buku ini merangkum berbagai dinamika, lika-liku, suka-duka, hingga kontemplasi spiritual yang dirasakan para santriwati selama menuntut ilmu di dalam pondok. Lewat untaian kata, mereka berhasil memotret dunia pesantren dari sudut pandang yang jujur, hangat, dan penuh warna.

Peluncuran buku ini sengaja diselipkan di tengah prosesi tasyakuran kelulusan kelas IX sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap tradisi literasi yang terus dipupuk di lingkungan pesantren. Pihak pengelola pondok berharap, terbitnya karya ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh santriwati untuk terus berkarya dan membuktikan bahwa kehidupan di balik dinding pesantren sangat kaya akan kreativitas.

"Ini adalah bukti nyata bahwa santriwati kita tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademis, tetapi juga mampu bersaing di dunia literasi nasional. Bekerja sama dengan Gramedia adalah langkah besar untuk membawa suara dari 'Tanah Hijrah' ke khalayak yang lebih luas," ujar Kepala SMP Darul Hijrah Puteri, Eni Zulaikah, M. Pd.

Bagaimana buku ini bisa lahir? Proses kurasi dan pendampingan menulis ternyata telah berjalan intensif selama beberapa waktu di lingkungan pondok. Para santriwati dibimbing untuk menuangkan ide-ide kreatif mereka, hingga akhirnya terpilihlah karya-karya terbaik yang layak cetak. Kerja sama dengan Gramedia bertindak sebagai jembatan profesional yang memastikan buku ini dikemas dengan standar kualitas penerbitan nasional.

Acara peluncuran ditandai dengan penyerahan mockup dan buku secara simbolis yang disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua murid, guru, serta tamu undangan yang hadir.


Komentar