Desa Pindahan Baru Gelar Rembuk Stunting untuk Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting

Pemerintah Desa Pindahan Baru melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Desa Tahun 2025 pada Senin (15/06/2025) bertempat di Balai Desa Pindahan Baru. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama lintas sektor dalam mengintegrasikan layanan pencegahan dan percepatan penurunan stunting di desa, dengan fokus pada lima kelompok sasaran prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja putri, dan calon pengantin.

Kegiatan rembuk stunting dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Wahidin Noor selaku Camat Beruntung Baru, Mutia dari Puskesmas Beruntung Baru, Pendamping Desa (Arbain, Khalishah, dan Purkani), Bhabinkamtibmas Taufan, Ketua BPD, para Ketua RT, Tim PKK, Kader KPM, kader kesehatan lainnya, serta masyarakat Desa Pindahan Baru.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembacaan hasil scorecard stunting desa untuk melihat perkembangan kesehatan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan. Hasil pembahasan nantinya akan menjadi bagian dari usulan perencanaan anggaran desa tahun 2027 dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

Camat Beruntung Baru, Bapak Wahidin Noor, menyampaikan bahwa permasalahan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, maupun masyarakat.

“Permasalahan kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan saja, tetapi semua pihak harus ikut membantu. Semua aspek harus bergerak bersama untuk mendukung kesehatan masyarakat di desa,” ujarnya.

Sementara itu, Pambakal Desa Pindahan Baru, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa kegiatan rembuk stunting merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian penting dalam persiapan perencanaan pembangunan desa.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai persiapan perencanaan desa tahun 2027. Harapannya, melalui rembuk stunting ini kita dapat menyusun langkah bersama untuk menurunkan angka stunting di Desa Pindahan Baru,” ungkapnya.»

Pada kesempatan yang sama, Ahli Gizi Puskesmas Beruntung Baru, Ibu Mutia, menekankan pentingnya kehadiran masyarakat pada layanan Posyandu sebagai salah satu upaya menurunkan angka stunting di desa.

“Penurunan angka stunting sangat dipengaruhi oleh kehadiran masyarakat ke Posyandu, baik Posyandu Balita, ibu hamil, anak usia 0–5 tahun maupun Posyandu Remaja. Selain itu, masyarakat perlu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mengutamakan pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan lokal yang bergizi,” jelasnya.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting Desa ini, Pemerintah Desa Pindahan Baru berharap terjalin sinergi dan komitmen bersama seluruh pihak dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.

Sebagai penutup kegiatan, Pemerintah Desa Pindahan Baru juga membagikan doorprize kepada peserta yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam mendukung program kesehatan serta upaya pencegahan stunting di desa.
IP.Kab.Banjar/Brigade Informasi RA


Komentar