MANAJEMEN BUMDesa DORONG PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR
Banjar - Infopublik – Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis desa terus didorong melalui kegiatan Pelatihan Manajemen BUMDesa untuk Pengelolaan Kegiatan Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), perangkat desa, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan usaha desa dan sektor pangan. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDesa agar mampu mengelola program ketahanan pangan secara efektif dan berkelanjutan.
Salah satu narasumber, Ruliyani, S.P., Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, menyampaikan materi mengenai Perizinan Berusaha Sektor Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta terkait pentingnya legalitas usaha pangan dalam mendukung pengembangan usaha desa.
Menurut Ruliyani, pengelolaan usaha pangan yang baik harus memperhatikan aspek keamanan pangan, mutu produk, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan memenuhi persyaratan perizinan, produk pangan yang dihasilkan BUMDesa akan memiliki nilai tambah serta peluang pemasaran yang lebih luas.
“Perizinan usaha pangan merupakan salah satu langkah penting untuk menjamin keamanan produk sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Melalui pemenuhan standar yang berlaku, usaha pangan desa dapat berkembang lebih baik dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sektor pangan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola BUMDesa menjadi penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Selain materi mengenai perizinan pangan, pelatihan juga menghadirkan berbagai materi terkait pengembangan usaha desa, tata kelola kelembagaan, pengelolaan keuangan BUMDesa, serta pemanfaatan dana ketahanan pangan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif di desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap BUMDesa dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus berperan aktif dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan. (nddkpp)
