BPBD Kabupaten Banjar dan BPBD Provinsi Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Batang
Martapura Barat, InfoPublik– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama BPBD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Selasa (9/6/2026).
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.48 WITA pada area semak belukar dan lahan kosong. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BPBD Kabupaten Banjar segera menuju lokasi untuk melakukan groundcheck sekaligus penanganan di lapangan.
Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel BPBD Kabupaten Banjar dan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan guna mencegah api meluas ke area yang lebih luas. Selain upaya pemadaman, petugas juga melakukan pemantauan kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait.
Di sela kegiatan penanganan, petugas turut memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, lokasi kejadian berada pada koordinat -3.386175, 114.790875. Kondisi cuaca yang cerah dan panas menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan selama musim kemarau.
Hingga proses penanganan berlangsung, asap masih terpantau tipis di sekitar lokasi. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut dan luas lahan terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas.
BPBD Kabupaten Banjar mengapresiasi sinergi dan dukungan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya penanganan karhutla. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan kejadian sekaligus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banjar.
Saat ini kondisi di lokasi terpantau terkendali dan terus dilakukan pemantauan oleh petugas guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.NH
