Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, B2SA di Desa Sungai Musang Kecamatan Aluh aluh

BANJAR, InfoPublik - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) dalam rangka pencegahan stunting di Desa Sungai Musang, Kecamatan Aluh Aluh, Kabupaten Banjar pada Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 70 peserta tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, Dalam sambutannya, menegaskan pentingnya penerapan pola konsumsi pangan B2SA sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita guna mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Aluh Aluh yang didampingi Sekretaris Kecamatan. Dalam sambutannya, Camat Aluh Aluh Aditya Yudi Dharma, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar melalui DKPP atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Aluh Aluh.

Pembakal Desa Sungai Musang, Masrani, mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Desa Sungai Musang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga melalui konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.




Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Banjar, Sudarto, S.Pi. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga serta penerapan pola konsumsi B2SA untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dan mencegah terjadinya stunting.

Peserta kegiatan terdiri dari ibu hamil, ibu yang memiliki balita, kader posyandu, dan kader PKK Desa Sungai Musang. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Untuk menambah semangat peserta, pada sesi akhir materi narasumber memberikan kuis dan hadiah kepada peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, sekaligus menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi pangan B2SA dalam pencegahan stunting. (nddkpp).


Komentar