Beruntung Baru Hadiri Bimtek AKPK, Perkuat Kompetensi ASN dan Integritas Jabatan
BANJAR, InfoPublik - Komitmen mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Banjar. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) ASN Berbasis Kinerja dan Arah Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Banjar, yang digelar di Ballroom Bukit Bintang Resort and Park, Karang Intan, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar tersebut dihadiri peserta dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Dari Kecamatan Beruntung Baru, hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Muhammad Kaspul Anwar, sebagai perwakilan dalam penguatan kapasitas aparatur di tingkat kecamatan.
Tak hanya membahas penyusunan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) ASN yang berbasis kinerja, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi Surat Edaran Bupati Banjar tentang Larangan Praktik Jual Beli Jabatan dalam Manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar sebagai langkah nyata memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik transaksional jabatan.
Dalam sosialisasi ditegaskan bahwa seluruh proses mutasi, promosi, maupun pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Banjar harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan sistem merit, di mana kompetensi, kualifikasi, serta kinerja menjadi dasar utama pengembangan karier ASN.
Sekcam Beruntung Baru, Muhammad Kaspul Anwar, menyambut positif pelaksanaan bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman penting bagi aparatur kecamatan dalam menyusun kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai sekaligus memperkuat integritas ASN.
“Bimbingan teknis ini sangat bermanfaat, khususnya dalam memahami penyusunan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi ASN berbasis kinerja. Selain itu, sosialisasi larangan praktik jual beli jabatan menjadi pengingat penting bahwa pengembangan karier ASN harus dibangun atas dasar kompetensi, integritas, dan kinerja,” ujar Muhammad Kaspul Anwar.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut aparatur di Kecamatan Beruntung Baru dapat semakin meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat kualitas aparatur sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal, profesional, dan transparan,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Bimtek AKPK dan sosialisasi penguatan integritas ASN ini, diharapkan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya Kecamatan Beruntung Baru, semakin siap menghadapi tantangan birokrasi yang dinamis. Dengan peningkatan kompetensi yang terarah serta komitmen terhadap sistem merit dan tata kelola pemerintahan yang bersih, ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
IP.Kab.Banjar/BrigadeManisBeruntungBaru
