Semarak Mengenal Angka di Paud Daun Kelapa: Inovasi Media Kartu Berwarna Untuk Dongkrak Kognitif Anak
SIMPANG EMPAT, InfoPublik – Upaya peningkatan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terus digalakkan di wilayah Kecamatan Simpang Empat. Pada Selasa (2/6/2026), Penilik PAUD Kecamatan Simpang Empat, Lamsiah, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pendampingan pembelajaran di PAUD Daun Kelapa, Desa Pasar Lama.
Pendampingan intensif ini difokuskan pada aspek pengembangan kemampuan kognitif anak melalui materi pengenalan angka. Jalannya proses belajar-mengajar dibimbing langsung secara interaktif oleh Ibu Guru Zainah, salah satu tenaga pendidik di PAUD Daun Kelapa tersebut.
Dalam kegiatan pembelajaran ini, Ibu Zainah mendobrak metode konvensional yang cenderung monoton. Ia memilih memanfaatkan media konkret berupa kartu angka warna-warni hasil kreasi mandirinya. Anak-anak didik diajak berpartisipasi aktif dengan memegang langsung kartu berangka besar, menyebutkan lambang bilangan yang tertera, mencocokkan jumlah gambar ilustrasi dengan angka yang sesuai, hingga bermain tebak angka bersama kelompoknya.
Penilik PAUD Kecamatan Simpang Empat, Lamsiah memberikan apresiasi penuh atas usaha, dedikasi, serta inovasi pembelajaran yang ditunjukkan oleh Zainah. Beliau menilai metode ini sangat efektif membuat anak-anak tetap fokus sekaligus ceria.
"Saya sangat mengapresiasi inovasi yang ditunjukkan oleh Zainah dalam kegiatan pembelajaran hari ini. Pemanfaatan media konkret seperti kartu angka berwarna-warni buatan sendiri ini sangat direkomendasikan dalam implementasi kurikulum PAUD. Dengan media nyata ini, anak didik tetap dapat belajar berhitung secara esensial, namun dikemas lewat cara yang menyenangkan dan merangsang motorik serta kognitif mereka," ujar Lamsiah di sela-sela peninjauannya.
Lebih lanjut, Lamsiah berharap agar inovasi serupa dapat terus dipertahankan, ditingkatkan, dan ditiru oleh satuan PAUD lainnya di Kecamatan Simpang Empat agar suasana belajar senantiasa kreatif dan berpusat pada kegembiraan anak.
Suasana keceriaan dan antusiasme belajar tersebut tergambar jelas dalam dokumentasi visual kegiatan, di mana para siswa tampak duduk melingkar dengan tertib di atas lantai kelas. Didampingi oleh guru dan penilik, anak-anak dengan penuh percaya diri mengangkat kartu angka tinggi-tinggi, menunjukkan sebuah proses belajar yang inklusif, aktif, dan penuh semangat kebersamaan.
