SMPN 1 Martapura Timur Laksanakan Ulangan Berbasis Teknologi untuk Tingkatkan Literasi Digital Siswa
MARTAPURA TIMUR, InfoPublik – SMP Negeri 1 Martapura Timur melaksanakan ulangan harian berbasis teknologi bagi siswa kelas VII dan VIII, Selasa (2/6/2026). Kegiatan berlangsung di ruang kelas dan laboratorium komputer sebagai bagian dari upaya sekolah dalam menerapkan sistem pembelajaran dan penilaian yang modern, efektif, serta sesuai perkembangan teknologi.
Pelaksanaan ulangan dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai dengan memanfaatkan perangkat komputer, tablet, serta aplikasi penilaian daring yang telah disiapkan oleh tim teknis sekolah. Seluruh soal, petunjuk pelaksanaan, dan lembar jawaban disajikan secara digital sehingga memudahkan siswa dalam mengerjakan ujian.
Kepala SMP Negeri 1 Martapura Timur, Drs. Ahmad Baidawi, M.Pd, mengatakan bahwa penggunaan teknologi dalam pelaksanaan ulangan merupakan langkah strategis untuk membiasakan peserta didik memanfaatkan teknologi secara positif dalam proses pendidikan.
“Anak-anakku sekalian, hari ini kita melaksanakan ulangan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya, yaitu menggunakan perangkat dan sistem teknologi. Hal ini kami lakukan agar kalian terbiasa dan terlatih menggunakan sarana teknologi yang saat ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat memberikan arahan kepada siswa sebelum pelaksanaan ulangan.
Ia menegaskan bahwa teknologi hanyalah sarana pendukung, sedangkan nilai utama yang harus dimiliki peserta didik adalah kejujuran, ilmu pengetahuan, dan kerja keras dalam belajar. Menurutnya, keberhasilan akademik harus diperoleh melalui usaha yang sungguh-sungguh.
“Nilai yang baik tidak akan didapatkan dengan cara curang, meskipun dikerjakan di perangkat elektronik. Jangan pernah berpikir untuk mencari jalan pintas, karena ilmu yang benar hanya akan tumbuh dari kesungguhan dan kejujuran kalian sendiri,” tegasnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ulangan berbasis teknologi berjalan lancar, aman, dan tertib. Seluruh siswa hadir tepat waktu, sementara guru pengawas dan tim teknis memastikan seluruh perangkat berfungsi dengan baik. Hasil pekerjaan siswa tersimpan secara digital dan selanjutnya akan diolah menjadi laporan perkembangan belajar yang akan disampaikan kepada siswa serta orang tua atau wali murid.
