Disdik Banjar Tingkatkan Kompetensi Guru Pembimbing Khusus untuk Perkuat Pendidikan Inklusif

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) menggelar Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Pembimbing Khusus (Inklusi SD) Melalui Pembelajaran Mendalam Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti 100 peserta tersebut berlangsung di Aula KH. Kasyful Anwar, Martapura, pada 2–3 Juni 2026.

Diklat ini bertujuan membekali guru pendamping khusus dengan keterampilan dan strategi intervensi yang adaptif serta berbasis kebutuhan peserta didik. Materi yang diberikan juga mencakup pemanfaatan media pembelajaran, teknologi bantu, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung seluruh peserta didik.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti, yang hadir mewakili Kepala Disdik Kabupaten Banjar. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran guru pembimbing khusus dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di sekolah.

“Guru pendamping khusus memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif. Keberadaan bapak dan ibu tidak hanya mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus, tetapi juga menjadi jembatan agar mereka mendapatkan hak belajar yang sama dalam suasana sekolah yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Menurut Tisnohadi, kegiatan diklat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk memastikan tersedianya layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berharap peningkatan kompetensi guru dapat berdampak pada tumbuhnya generasi yang tangguh, mandiri, dan percaya diri.

“Dengan kompetensi yang makin meningkat, kami yakin bapak dan ibu akan mampu mencetak generasi yang tangguh, mandiri, dan percaya diri. Menumbuhkan rasa percaya diri bagi peserta didik sehingga mereka tidak merasa minder dan asing dengan kekurangannya,” tambahnya.

Sebagai bagian dari implementasi pendidikan untuk semua (education for all), kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat serta BPMP Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, Disdik Banjar berharap kualitas layanan pendidikan inklusif di daerah terus meningkat dan mampu menjangkau seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.


Komentar