Pelatihan Tata Boga Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan di Beruntung Baru
BERUNTUNG BARU, InfoPublik – Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, menghadiri kegiatan Bimbingan Sosial Pelatihan Tata Boga yang diselenggarakan Dinas Sosial Kabupaten Banjar dengan tema “Workshop Sambal Banua: Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi” di Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi perempuan rawan sosial ekonomi, melalui penguatan keterampilan praktis yang dapat membuka peluang usaha serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Pelatihan diikuti 10 peserta perempuan yang berasal dari Desa Handil Purai, Haur Kuning, Kampung Baru, dan Jambu Raya. Kegiatan juga dihadiri kader PKK Desa Handil Purai.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diberikan pembekalan mengenai pengolahan dan pengemasan produk sambal khas Banua agar memiliki nilai jual lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar modern.
Turut hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Hudan Azzuhri. Dalam sambutannya, ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Kami berharap perempuan, khususnya peserta pelatihan ini, dapat meningkatkan kapasitas diri melalui ilmu dan keterampilan yang diberikan. Dengan bekal pengetahuan serta peralatan yang sudah disiapkan, semoga peserta mampu mengembangkan usaha rumahan yang dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelatihan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya perempuan di wilayah Kecamatan Beruntung Baru.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka wawasan dan peluang usaha bagi masyarakat. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan potensi usaha lokal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara mandiri,” katanya.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut berasal dari Owner Sambal H. Udin Banjarmasin, yakni Hj. Sampurna dan Norhafizah. Keduanya memberikan materi dan praktik langsung mengenai teknik pengolahan sambal khas Banua, strategi pengemasan produk yang menarik, serta pengenalan pemasaran produk menuju pasar modern.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki motivasi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat sekitar.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam pemberdayaan perempuan menuju masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.
