Dukung Pembinaan Generasi Muda, Pemdes Simpang Tiga Hadiri Latdas Pramuka
MATARAMAN-InfoPublik- Dalam upaya
membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, dan peduli terhadap
sesama, MTs Darul Hasanah menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar (Latdas)
Pramuka pada Sabtu sore, 23 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh
semangat tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan peserta didik melalui
pendidikan kepramukaan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini mendapat dukungan
langsung dari pemerintah desa dengan hadirnya Pambakal Simpang Tiga, Ikromi,
yang turut menghadiri sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta.
Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan positif yang
bertujuan membina karakter generasi muda di lingkungan desa.
Latihan Dasar Pramuka tahun ini
mengangkat tema “Langkah Awal Menuju Generasi Berjiwa Sosial dan Berkarakter
Hebat”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen untuk menanamkan
nilai-nilai kepramukaan sejak dini agar para siswa mampu tumbuh menjadi pribadi
yang tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kegiatan Latdas diikuti oleh
peserta dari dua Madrasah Tsanawiyah, yaitu MTs Darul Hasanah dan MTs Ihyaul
Husan. Sejak awal kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias dan
bersemangat mengikuti setiap rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia. Suasana
penuh kebersamaan dan kekompakan terlihat di antara para peserta yang datang
dari dua sekolah berbeda namun dipersatukan dalam semangat kepramukaan.
Acara diawali dengan upacara
pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Susi Onang
Maesun bertindak selaku pembina upacara sekaligus secara resmi membuka kegiatan
Latihan Dasar Pramuka. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan
bukan hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi sarana
penting dalam membentuk mental, kedisiplinan, dan karakter peserta didik.
Ia menyampaikan bahwa Latdas
Pramuka merupakan langkah awal dalam mendidik jiwa muda agar memiliki semangat
kemandirian, mampu bekerja sama, serta memiliki rasa peduli terhadap lingkungan
dan masyarakat sekitar. Menurutnya, generasi muda saat ini harus dibekali
dengan karakter yang kuat agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus
berkembang.
“Melalui kegiatan ini, kami
berharap para peserta dapat belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung
jawab, mandiri, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Nilai-nilai kepramukaan
harus diterapkan tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam
kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan.
Sementara itu, Pambakal Simpang
Tiga, Ikromi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas
terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan Pramuka memiliki peran
penting dalam membina generasi muda agar memiliki karakter yang baik di tengah
perkembangan teknologi dan pergaulan modern saat ini.
Menurutnya, kegiatan seperti
Latdas Pramuka mampu menjadi wadah pembelajaran yang efektif bagi peserta didik
untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kepedulian
sosial. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara
berkelanjutan.
“Kegiatan Pramuka seperti ini
sangat positif karena mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan
kepedulian sosial peserta didik. Pemerintah desa tentu sangat mendukung
kegiatan pembinaan generasi muda seperti ini,” ungkapnya.
Latihan Dasar Pramuka ini
direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, dengan
berbagai materi dan aktivitas kepramukaan yang edukatif dan membangun karakter.
Para peserta akan mendapatkan pembekalan tentang dasar-dasar kepramukaan,
pelatihan kerja sama tim, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga kegiatan yang
menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan.
Selain menjadi ajang
pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi
antarpelajar dari kedua madrasah. Semangat persaudaraan, kerja sama, dan gotong
royong yang ditanamkan dalam kegiatan Pramuka menjadi bekal penting bagi peserta
untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
