Hari Kelima Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Peserta Dibekali Sistem Deteksi Dini dan Pencegahan Karhutla

BANJAR, InfoPublik– Memasuki hari kelima kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dalam Penanganan Keadaan Darurat BPBD Kabupaten Banjar Tahun 2026, peserta mendapatkan materi mengenai sistem deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disampaikan oleh Daops Manggala Agni Kalimantan V/Banjar, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Martapura tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur dalam memahami langkah-langkah pencegahan serta penanganan awal terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banjar.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman terkait sistem deteksi dini titik panas (hotspot), teknik patroli terpadu, langkah mitigasi karhutla, serta strategi penanganan awal guna meminimalisir dampak kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas aparatur sangat penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Melalui kegiatan ini diharapkan aparatur BPBD mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dalam mendeteksi dini serta melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara BPBD Kabupaten Banjar dengan Daops Manggala Agni Kalimantan V/Banjar menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan personel serta meningkatkan koordinasi lintas instansi dalam penanganan karhutla.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi yang disampaikan oleh narasumber. Selain teori, peserta juga dibekali pemahaman teknis mengenai pola penanganan dan pencegahan kebakaran di lapangan.

Melalui pelatihan ini, BPBD Kabupaten Banjar berharap seluruh aparatur semakin siap, tanggap, dan profesional dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banjar.NH


Komentar